
| Sabtu, 30 Agustus 2003 | Sala |
Razia Tak Lagi MonotonKOTA - Operasi yang dilakukan aparat Polresta Surakarta kini tak lagi monoton. Mereka yang didukung enam tim Unit Kecil Lengkap (UKL) gabungan sejumlah fungsi itu, selalu bergerak dari satu titik ke titik rawan lainnya serta dengan sasaran tertentu. "Kalau kami ingin merazia motor trail, maka sasaran yang dituju juga hanya motor jenis itu. Kalau mobil boks, ya mobil boks saja. Sasaran khusus ini, kami sesuaikan dengan tingkat kerawanan yang sedang ngetren di Solo," kata Kasat Reskrim Polresta, AKP Masrur, kemarin. Pengendali operasi sekaligus menentu sasaran itu, lanjut dia, berada di tangan Kabag Ops Polresta Surakarta. "Kami dari Reskrim atau fungsi lainnya hanya sekadar memberikan masukan tentang kecendurungan aksi kejahatan. Sedangkan tindakan di lapangan ditentukan Kabag Ops," paparnya. Sebelumnya Kapolresta Surakarta AKBP Lutfi Lubihanto mengungkapkan, pihaknya menambah jumlah UKL, dari semula tiga menjadi enam tim. "Setiap hari, dua UKL digerakkan untuk melakukan razia. Sasarannya bermacam-macam, bisa penyakit masyarakat atau surat-surat kendaraan bermotor," jelas Kapolresta, beberapa hari lalu. Menurut Lutfi, UKL yang dimilikinya itu melibatkan semua fungsi yang ada di Polresta Surakarta, seperti fungsi reskrim, satlantas, intel, shabara dan bina mitra (dulu Bimas-Red). (san-17) |