logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 30 Agustus 2003 Olahraga  
Line

Berangkat Tanpa Pelepasan

SEMARANG- Tanpa ada upacara pelepasan, rombongan PSIS Yunior yang berkekuatan 21 pemain dan lima ofisial, sekitar pukul 17.00 sore kemarin bertolak menuju Yogyakarta. Mereka berangkat dari mes pemain di Stadion Citarum.

Anak-anak asuhan Cornelis Soetadi itu langsung menuju penginapan yang sudah disiapkan sebelumnya, Hotel Nitipuran. Tidak ada perlakukan istimewa pada mereka. Begitu kumpul, anak-anak muda itu berangkat dengan mini bus milik PDAM.

Melihat suasana pemberangkatan itu, ada kesan seolah - olah mereka dilepas tanpa perhatian. Padahal tahun lalu, sebelum dilepas Ketua Umum PSIS Sukawi Sutarip SH SE, anak-anak ini dijamu makan bersama di Balai Kota Semarang.

"Tidak apa-apa, kami bisa memaklumi. Hari ini ketua umum masih dinas di Batam," ujar asisten pelatih Drs Ashadi saat akan berangkat.

Dari 21 pemain yang diumumkan seusai latihan pagi kemarin, terlihat ada 11 pemain muka lama yang usianya masih memungkinkan ikut Liga Remaja Bogasari U-18 tersebut. Mereka adalah Wahyu Joko Purnomo, Yusuf Sutan Mudo, Deni Rumba, Ekwan Jarod Ismanto, Haryadi, Achmad Taufik, Dedean Surdani, Achmad Yaini, Sunarso, Budi Sulistyo, dan Bramora Andreastani.

Sisanya merupakan muka baru, yakni Andri Widianto, Wisnu Samsi, Aji Setyono, Ali Sujarwo, Ady Surahmoko, Adi Purnomo, Prananda Aditya, Rifky A Rachman, M Samsul dan Sulistyo. Dengan demikian, dari 26 pemain yang didaftarkan ke PSSI ada lima pemain yang ditinggal. "Yang tak ikut berangkat tidak perlu putus asa," pinta Soetadi seusai latihan pagi kemarin.

Asal Lolos

Jika dilihat persiapannya, 21 pemain ini sudah digodok sejak awal Januari silam. Persiapan ini jauh lebih baik daripada ketika PSIS menjadi runner up tahun lalu. Hanya, meskipun berpredikat sebagai runner up nasional, PSIS Yr tidak diperlakukan istimewa oleh PSSI. Mereka harus merangkak dari babak penyisihan awal yang diikuti 64 tim dan terbagi menjadi 12 grup.

"Paling tidak Jepara sebagai juara bertahan atau PSIS sebagai runner up mendapat seeded. Seperti tahun lalu, tim '8 Besar' baru turun pada putaran kedua," jelas Soetadi. Setelah melihat kenyataan ini, kini timnya harus pandai mengatur kondisi, karena kompetisi kali ini akan berjalan panjang. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion AAU Yogyakarta itu, setiap harinya akan memainkan dua pertandingan.

"Target kami hanya sekadar lolos saja," katanya sembari menjelaskan sudah melakukan antisipasi terhadap kemungkinan bakal tampilnya PSIS di siang bolong. (C16-77)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA