
| Sabtu, 30 Agustus 2003 | Olahraga |
Tak Tampak KekhawatiranJEPARA - Tak nampak ada kekhawatiran kalah lagi saat Persijap bakal menjamu Persim Maros di Stadion Kamal Djunaidi, Minggu (31/8) sore. "Kami jelas ingin menang. Kawan-kawan sudah bisa tampil utuh. Lagi pula, kami sudah kangen bonus," cetus kapten tim, Eddy Sarwono, kemarin. Pengurus Persijap memang menyediakan bonus Rp 20 juta jika menang. Dalam dua kali partai kandang, Eddy "Jhon" Sarwono dkk kalah dari Persebaya 0-1 dan PSIM juga 0-1. Maka, sudah ada bonus Rp 40 juta yang melayang. Bek kiri, Kodari Amir juga sepakat dengan cetusan Eddy. "Main kalah itu serba tidak enak. Apalagi kalah di kandang, sudah tak dapat bonus, malah panen pisuhan," ucap Amir, yang absen terkena akumulasi kartu kuning ketika melawan PSIM. Haryanto, gelandang asal Blora yang sudah empat tahun bergabung Persijap, juga sama. "Siapa yang tidak ingin menang? Kami sudah berusaha, ternyata hasilnya begitu. Memang membuat sedih. Namun, untuk besok Minggu, kami yakin bisa menang." Pada latihan Jumat sore di stadion, pemain Persijap mendapatkan menu latihan target. Benny punya keyakinan, tim asuhannya bakal menang, karena semua pemain inti sudah bisa turun. Termasuk Heru Saptaji, striker yang biasa berpasangan dengan Noor Hadi. Pemain pilar asal Cile, Ariel Guttieres dan Felix Yanez juga sudah bisa tampil. Mereka berdua juga absen Minggu lalu, karena mendapatkan dua kali kartu kuning. "Kami berharap, anak-anak bisa bermain tenang, mampu membangun komunikasi yang bagus di lapangan. Pada akhirnya, memang pemain yang menentukan. Ingin menang dapat bonus, ataukah sebaliknya," tukas Benny. Ketua Umum Persijap, H Hendro Martojo minta, besok Laskar Kalinyamat bisa tampil bagus dan menang. "Setiap Persijap main di kandang, muncul perasaan khawatir. Jangan-jangan kalah. Semoga, kekalahan dua pertandingan sebelumnya menjadi pelajaran, sehingga tidak terulang," cetus Hendro Martojo, yang juga Bupati Jepara. Ziarah Sementara itu, tim Persijap Yunior yang akan bertarung pada pertandingan babak pertama kompetisi Liga Bogasari U-18, petang kemarin berziarah ke makam ratu Kalinyamat (penguasa bandar Jepara pada abad XVI). Senin sore lalu hingga kemarin, para pemain yang masuk pemusatan latihan digenjot latihan di bawah terik matahari. Itu untuk membekali agar pemain cepat menyesuaikan dengan cuaca panas. Manajer Persijap Yr H Setiyono juga berharap, timnya tahun ini kembali menggenggam gelar juara. Persiapan matang sudah dilakukan. Pertandingan babak pertama akan digelar 1-6 September nanti. Persijap ditunjuk menjadi tuan rumah. Mulai Sabtu ini, para pemain yunior akan pindah ke Hotel Kalingga. (kar-77) |