
| Sabtu, 30 Agustus 2003 | Olahraga |
Hujan Sambut Kedatangan TimJAKARTA - Hujan deras menyambut kedatangan laskar Mahesa Jenar di Medan. Bonggo Pribadi dan kawan-kawan kemarin tiba di ibu kota Sumatera Utara itu tepat pukul 12.30. Guyuran hujan seolah menjadi ucapan selamat datang bagi anak didik Daniel Roekito yang besok sore akan menghadapi PSDS Deli Serdang di Lubuk Pakam. "Hujan pertanda berkah. Kami optimistis anak-anak dapat meraih nilai di Lubuk Pakam dan Padang. Hari ini kami tidak dapat berlatih di area hotel. Ini karena keterbatasan tempat dan pertimbangan fisik pemain," ujar Daniel Roekito, kemarin. Bonggo Pribadi dkk dijadwalkan pagi ini akan mencoba Stadion Lubuk Pakam. Daniel Roekito akan memberikan materi latihan berupa simulasi permainan menghadapi PSDS. "Kami mendengar PSDS kini mempunyai striker bagus. Striker itu akan kami waspadai. Kami tidak ingin kecolongan," tambah mantan pelatih Arema Malang dan Barito Putra ini. Menurut dia, PSDS tengah mendapat tekanan berat untuk memenangkan pertandingan. Penyebab semua itu ada dua faktor. Pertama, sebagai penghuni papan bawah mereka rentan degradasi. Kedua karena bermain di kandang sendiri. "Meskipun optimis meraih angka, bukan berarti kami menilai PSDS lawan ringan. Kami harus kerja keras agar target itu tercapai," tutur pelatih asal Rembang tersebut. Roekito menandaskan, pemain yang dibawa tur ke Sumatra dalam kondisi sehat. Mereka langsung "ngendon" di kamarnya masing-masing usai tiba di hotel. Memaklumi "Saya maklum dengan kondisi anak-anak. Mereka sebenarnya siap berlatih, namun tak memungkinkan. Lagian juga tidak masalah tidak berlatih pada hari ini (kemarin-red)," ungkapnya. Perbedaan cuaca di Semarang dengan Medan juga tidak terlalu memusingkan PSIS. Para pemain sudah biasa beradaptasi secara cepat dengan faktor cuaca. "Medan sudah musim hujan, Semarang masih kemarau. Selama seminggu di Cibubur juga tak pernah hujan. Anak-anak tidak kaget dengan cuaca, mereka tahan banting." Daniel Roekito menambahkan, pilihan untuk menginap di Medan, tepat. Pertimbangannya, jarak yang dekat antara Lubuk Pakam dengan Medan. Pertimbangan kedua sarana dan prasarana di Medan lebih lengkap dibanding Lubuk Pakam. "Perjalanan dari hotel ke Stadion Lubuk Pakam paling lama sekitar 40 menit. Ini sama sekali tidak melelahkan pemain. Ini juga jarak normal. Setiap tim yang bermain di Lubuk Pakam menginapnya di Medan," jelas Roekito. Dia menerangkan, timnya akan berusaha keras untuk memforsir permainan. Main impresif harus dilakukan oleh Bonggo Pribadi dan kawan-kawan di Lubuk Pakam dan Padang. "Anak-anak sudah bertekad untuk satu komitmen. Mereka ingin angka di Lubuk Pakam dan Padang. Tekad ini tertanam setelah mereka menahan imbang 1-1 Persita." Bambang Harsoyo, salah satu pemain tengah PSIS, membenarkan apa yang dikatakan Daniel Roekito. "Kami tidak ingin kehilangan nilai di Sumatera. PSDS pasti main cepat dan keras. Kami siap meladeni permainan mereka," kata Bambang. (D3-77) |