logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 30 Agustus 2003 Olahraga  
Line

Kejutan Pittman, Kelli White Lengkapi Sukses

PARIS - Pelari putri Australia Jana Pittman berhasil memenangkan medali emas pertama untuk negaranya pada Kejuaraan Dunia Atletik di Paris, kemarin. Secara mengejutkan, Pittman memenangi nomor lari gawang 400 meter.

Sementara itu, pelari putri Amerika Serikat (AS) Kelli White melengkapi sukses dengan menjuarai nomor 200 meter. Sebelumnya, White menjadi yang tercepat pada 100 meter.

Penampilan Pittman memang sangat mengejutkan. Meski tak begitu diunggulkan, dia berhasil mengalahkan atlet Rusia yang lebih difavoritkan, Yuliya Pechonkia.

Pittman mencatat waktu 53,22 detik. Sementara Pechonkia yang tersandung di gawang terakhir, hanya mampu meraih perunggu dengan waktu 53,71 detik. Tempat kedua dengan waktu 53,65 detik direbut atlet AS Sandra Glover.

Pada awal start, Pittman sebenarnya tertinggal beberapa meter di belakang Pechonkia. Namun dalam 200 meter terakhir atlet Rusia ini sepertinya kelelahan, sehingga Pittman bisa menyusul. Glover yang berusia 34 tahun pun harus puas dengan perak.

Yang menarik, pelari berusia 20 tahun ini mengaku sebelum bertanding dia menghibur diri dengan menonton film Rocky IV. Film itu menampilkan cerita petinju Rocky Balboa yang mengalahkan atlet Rusia.

"Rocky mengalahkan Rusia, begitu juga saya," kata dia menyamakan diri dengan film tersebut.

Dia menambahkan, sebelum bertanding pelatihnya Phil King dan tunangannya atlet lari gawang Australia Rohan Robinson memberikan surat untuk memotivasi dirinya. Hasilnya, dia pun menang.

"Saya merasa grogi sebelum bertanding. Saya tak pernah menyangka bisa berprestasi saat masih di usia muda," tegas Pittman.

Kehabisan Tenaga

Dalam pada itu, Kelli White menjadi wanita pertama setelah 12 tahun yang memenangkan dua nomor sprint di Kejuaraan Duniai. Pada nomor 200 meter, dia mencatat waktu tercepat tahun ini, 22,05 detik.

''Saya sudah delapan kali berlari, karena itu saya sangat letih. Jadi, tak ada waktu untuk merayakan kemenangan,'' ungkap White.

Kendati kehabisan tenaga, dia tetap mampu menjadi yang terbaik. Sprinter berusia 26 tahun ini mengalahkan Anastasiya Kapachinskaya dari Rusia dan rekan senegaranya, Torri Edwards.

Keberhasilan White merebut juara 100 dan 200 meter menyamai prestasi yang diukir dua pelari Jerman. Silke Gladisch melakukannya pada 1987 dan Katrin Krabbe, empat tahun kemudian.

White sebetulnya bukan pelari utama AS. Sprinter andalan Negeri Paman Sam adalah Marion Jones. Namun Jones tak bisa turun di Paris. Sebab, dia harus istirahat setelah melahirkan anak pertama hasil pernikahannya dengan pelari cepat Tim Montgomery. (rtr, A7-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA