
| Sabtu, 30 Agustus 2003 | Berita Utama |
Rumah Munir Dilempar PeledakJAKARTA- Rumah Direktur Imparsial Munir di kompleks Jaka Permai, Bekasi Selatan dilempar peledak oleh dua pengendara motor yang melintas di depannya, kemarin sekitar pukul 11.00. Diduga, penyerangan itu ada hubungannya dengan kegiatan imparsial terkait dengan kebijakan pemerintah di Papua dan Aceh. Sementara itu, Munir yang mantan Koordiantor Kontras, saat ini sedang berada di Bangkok, Thailand untuk mengikuti Konferensi Konsorsium Orang Hilang dan Tindak Kekerasan Se-Asia. Sementara itu, Direktur Peneliti Imparsial Pungky Indarti mengatakan, ledakan yang terjadi di rumah Munir berasal dari mercon. ''Sebenarnya ada dua bungkusan, yang satu tidak meledak,'' jelasnya. Tidak ada kerusakan ataupun korban akibat ledakan itu. Sejumlah saksi mata yang melihat kejadian menyebutkan, ledakan itu dari benda yang dilempar dua pengendara motor. ''Sebelumnya, kedua pelempar itu telah mengintai rumah Munir sejak Kamis (28/8). Orangnya kurus dan berjaket,'' tutur Pungky mengutip keterangan saksi yang juga tetangga Munir. Polres Bekasi yang dihubungi warga langsung menuju lokasi kejadian dengan menurunkan Tim Gegana. Polisi meneliti sejumlah barang bukti bekas ledakan yang diduga mercon. Peledak yang dilemparkan ke rumah Munir itu berukuran 10 x 10 sentimeter berbentuk ketupat, dengan dililit plester. Satu dari dua peledak yang masih utuh itu diambil seorang petugas kebersihan bernama Karno dan dimasukkan ke bak sampah di depan rumah Munir. Kapolda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanagara yang dihubungi wartawan membenarkan ledakan di rumah Munir itu. Dia tidak menyebutkan, apakah ledakan itu petasan atau bom. (bu-64j) |