logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 30 Agustus 2003 Berita Utama  
Line

APTRI Tolak Gula Impor

SEMARANG- Sejumlah pengurus Asosiasi Pengusaha Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), kemarin mendatangi Komisi B DPRD Jateng. Mereka menyampaikan keluhan berkaitan dengan turunnya perintah logistik (prinlog) gula impor 6.200 ton yang akan dilempar ke pasaran mulai Senin (1/9).

Kedatangan APTRI yang dipimpin Ketua DPD Fatchudin Rosyidi bersama pengurus DPC-DPC itu mengagetkan anggota Dewan. Mereka diterima oleh Ketua Komisi B Drs H Moechson Boerhani, Wakil Ketua Drs H Ahmad Farid MA, dan anggota Drs Sutoyo Abadi di ruang Komisi B.

Dalam pertemuan itu, pengurus APTRI dengan menggebu-gebu menyampaikan supaya prinlog tersebut dibatalkan.

''Apabila prinlog masuknya gula impor tidak dibatalkan, kami siap mendatangi gudang Bulog yang menyimpan gula impor. Semua petani siap bergerak untuk membakar gudang gula itu,'' ungkap Ketua DPC Kudus Atmo Hadi Wibowo.

Dia mengemukakan, lelang gula saat ini menjadi terhambat karena situasi harga gula terus merosot. Gula impor di pasaran terjual Rp 3.700/kg.

Mereka meributkan prinlog gula Bulog bernomor 6 2 110/ VIII/2003 bertanggal 19 Agustus 2003. Fatchudin menyebutkan, gula tersebut eks Thailand melalui PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX 6.200 ton.

Moechson Boerhani mengaku kaget atas kedatangan rombongan petani tebu tersebut. Keluhan yang disampaikan mereka bertolak belakang dengan rapat mengenai stok pangan di Komisi B, baru-baru ini.

Rapat yang juga dihadiri Kepala Bulog Divre Jateng Bachtiar Rs dan Kepala PTPN IX itu tidak ada penyampaian soal prinlog tersebut. Suasana rapat juga berlangsung adem ayem.(G1,D14,H1-78j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA