
| Sabtu, 30 Agustus 2003 | Internasional |
Campbell Mundur
LONDON - Alastair Campbell, pembantu dekat Tony Blair, mengumumkan pengunduran dirinya Jumat kemarin dalam suatu keputusan yang mengejutkan. Keputusan tersebut diambil di tengah krisis terburuk selama enam tahun kekuasaan PM Inggris itu. Campbell (46) banyak diperkirakan akan mundur pada akhir tahun ini tetapi pengumumannya yang mendadak itu membuat para pengamat politik terkejut. Pada saat ini, dia dan Blair sedang menjadi pusat penyelidikan berisiko tinggi mengenai kematian Dr David Kelly. ''Kami sepakat pada 7 April lalu bahwa saya akan mengundurkan diri pada musim panas ini. Dan saya kini telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Perdana Menteri tentang keputusan saya untuk mundur,'' kata Campbell dalam suatu pernyataan yang disiarkan oleh Downing Street. Sementara itu, kepercayaan Inggris pada PM Tony Blair merosot mengenai kasus bunuh diri pakar senjata yang terperangkap dalam sengketa sengit antara BBC dan pemerintah berkaitan dengan invasi ke Irak. Demikian hasil sebuah jajak pendapat Jumat kemarin. Pemerintahan Blair mendapat sorotan keras dalam penyelidikan atas kematian Kelly. Hanya 22 persen responden yang ditanyai oleh Daily Telegraph mengatakan bahwa pemerintah telah berkata jujur dan dapat dipercaya. Popularitas Blair, yang memegang kekuasaan dengan janji menciptakan pemerintahan yang kuat, merosot tajam. Survei 1998 menunjukkan 74 persen pemilih mempercayainya. Kini kepercayaan itu mengecil menjadi 27 persen. (rtr-ben-46) |