logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 28 Agustus 2003 Sala  
Line

Ribuan Pelanggan PDAM Kesulitan Air

  • Dua Pompa Sumur Produksi Rusak

SRAGEN-Ribuan pelanggan PDAM di Sragen sejak Selasa petang lalu hingga sekarang kesulitan air bersih untuk masak, minum, mandi, dan mencuci. Kesulitan air dialami mayoritas warga penghuni Perumahan Plumbungan Indah, Puro Asri, Margo Asri, dan pelanggan di Kecamatan Karangmalang.

''Pelanggan yang tak memiliki tandon air terpaksa mandi di rumah kerabat atau kenalan,'' tutur Aditya (18) warga Plumbungan, kemarin, yang terpaksa mandi di rumah kerabatnya.

Sejumlah karyawan PDAM yang tinggal di Perumahan Plumbungan Indah tak luput dari kesulitan air.

Direktur Teknik Ir Sih Mulyono menyatakan suplai air bersih ke 6.000 pelanggan terganggu. Sebab, dua pompa sumur produksi 12 di Ngablak dengan debit 35 l/detik dan sumur produksi di Puro berdebit 30 l/detik rusak.

Kedua sumur pompa bertenaga listrik itu menyuplai air untuk 6.000 pelanggan. ''Namun sejak Selasa petang macet karena rusak,'' tutur dia di sumur Puro, kemarin.

Tegangan Turun

Dia menuturkan sumber kerusakan adalah penurunan tegangan listrik PLN Selasa sore. Pengukur daya tegangan normal semestinya 220 volt, namun menurun hingga 185 volt. Akibatnya, motor penyedot dan kelep pompa rusak.

Petugas teknis PLN Sragen, Agus Santosa, menuturkan penurunan tegangan dalam sistem jaringan pembangkit listrik seluruh Jawa - Bali Selasa petang. Saat terjadi kerusakan, Direktur Utama PDAM Ir Joko Suprapto didampingi Sih Mulyono dan tim mengecek ke lokasi di sumur Puro dan Ngablak.

Ternyata kerusakan kedua sumur tidak bisa ditangani dalam waktu singkat.

Untuk menjaga suplai air ke pelanggan lancar, sebagian pasokan air dari sumur Mojokerto, Dulang, dan Bendungan di wilayah Kecamatan Kedawung disalurkan ke Karangmalang dan perkotaan.

Pasokan ketiga sumur ternyata belum dapat mengatasi kesulitan air untuk 6.000 pelanggan di Kecamatan Karangmalang dan perkotaan Sragen.

Joko memerintahkan pengedropan air bersih ke pelanggan dengan enam mobil tangki PDAM. Pengedropan dimulai pukul 09.30 kemarin sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kerusakan serupa yang mengakibatkan pasokan ribuan pelanggan terhenti pernah terjadi tahun 1996.

Petugas teknik dipimpin Sih Mulyono kemarin memperbaiki sumur pompa Ngablak dengan mesin pompa pengganti berkekuatan 15 l/detik, atau setengah dari kemampuan mesin baru. ''Penggantian mesin yang lebih kecil untuk sekadar membantu sambil menunggu perbaikan mesin besar,'' katanya.

Akibat kerusakan itu, pegawai Kantor PDAM sangat sibuk karena sejumlah staf bagian distribusi dan kepegawaian juag dilibatkan di lapangan untuk membantu perbaikan.(nin-14g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA