logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 28 Agustus 2003 Sala  
Line

KPU Watch Dideklarasikan

KLATEN- Sekelompok aktivis LSM, praktisi, dan akademisi mendeklarasikan diri KPU Watch Klaten di Gedung DPRD Klaten, Rabu (27/8) kemarin. Sekretaris Jenderal Dewan Presidium KPU Watch Klaten, Abdul Muslich, menyatakan mereka membentuk lembaga itu karena kondisi politik lokal Klaten masih memprihatinkan.

''Kinerja KPU Klaten masih sangat lemah. Terbukti, pemilihan PPK se-kabupaten Klaten kemarin masih sarat KKN. Sebab, penjaringan tidak memiliki parameter yang jelas dan objektif,'' kata dia, Rabu (27/8) kemarin.

Dia mencontohkan ada anggota PPK terpilih merupakan pengurus angkatan muda sebuah partai politik. Ada pula penduduk Klaten Selatan, namun terpilih menjadi anggota PPK Ngawen.

Sangat Elitis

Dia menyoroti KPU di berbagai daerah tahun ini berkesan sangat elitis karena hanya beranggota lima orang. Dia menengarai al itu bisa menumbuhkan kebiasaan KKN. ''Terutama, dalam pengambilan kebijakan dan penganggaran.''

Dewan Presidium Politik KPU Watch Klaten Y Nanang Mardjiyanto MPd mengemukakan pemilu tahun 2004 bisa lebih bermutu jika ada partisipasi rakyat, kontrol sosial, dan mekanisme check and balance.

''Kenapa kami membentuk lembaga ini? Karena, pemilu mendatang penting dan menentukan. Untuk kali pertama kelak rakyat Indonesia memlih langsung presiden dan wakil presiden dalam pesta demokrasi rakyat itu.''(G13-14g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA