
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Sala |
Dana KPUD Dipotong, Panwas DitambahSUKOHARJO- KPUD dan Panwas Pemilu Sukoharjo mulai ayem. Permohonan dana yang diajukan untuk mendukung kegiatan pemilu sebagian sudah disetujui panitia anggaran DPRD. Bedanya, panitia terpaksa memotong dana KPUD dan sebaliknya menaikkan dana Panwas Pemilu. Semula KPUD mengajukan dana Rp 681 juta dan disetujui sebesar Rp 641 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 400 juta di antaranya disetujui untuk dicairkan mendahului perubahan APBD 2003. Sedangkan untuk Panwas Pemilu, semula diajukan dana Rp 687 juta. Ternyata panitia menganggap dana tersebut kurang sehingga ditambah menjadi Rp 736 juta dan disetujui untuk cair mendahului perubahan APBD sebesar Rp 398 juta. Anggota panitia, Agus Iriyanto mengatakan, persetujuan yang diberikan sudah melalui pembahasan yang matang. Pihaknya menolak anggapan DPRD berupaya untuk mengebiri KPUD dengan cara memotong anggaran yang diajukan. Dewan sejak awal berupaya untuk membantu lembaga pelaksana pemilu. ''Nggak benar itu, buktinya kami bisa memahami beban kerja mereka sehingga menyetujui pencairan dana mendahului perubahan anggaran,'' paparnya. Ditemui terpisah, anggota KPUD Joko Harjanto mengatakan, dana tersebut akan segera digunakan untuk menunjang kegiatan, seperti raker Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan sosialisasi. Dikatakan, dana yang diajukan belum termasuk untuk kegiatan PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sedangkan Wakil Ketua Panwas Pemilu, Dwijo Sudarto S mengaku kaget karena Dewan menaikkan dana yang diajukannya. Apalagi setelah diberitahu kalau beberapa pos anggaran yang diajukan dianggap masih di bawah indeks dan harus dinaikkan jumlahnya. Pos tersebut antara lain, pengadaan pakaian seragam dan pengadaan komputer. Pakaian seragam semula dianggarkan Rp 250 ribu/ orang dinaikkan menjadi Rp 350 ribu/ orang. Untuk komputer semula diplot Rp 4 juta dan disetujui menjadi Rp 7,5 juta.(G10-14) |