
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Sala |
Walau Perampokan Mereda Polresta Tak Akan LengahWALAU aksi perampokan bersenjata api di Solo dan sekitarnya belakangan ini mulai surut menyusul tertangkapnya ''Si Raja Tega'' Pompi Suradimanyah alias Embing (32), tetapi kewaspadaan jajaran Polresta Surakarta ternyata tidak juga kendur. Mereka tetap siap sedia mengantisipasi segala kemungkinan terburuk, termasuk kemunculan kelompok lain. ''Kita memang tak boleh lengah sedikit pun,'' tegas Kapolresta AKBP Lutfi Lubihanto, kemarin. Polresta Surakarta, lanjutnya, tetap berupaya keras memberikan perlindungan dan jaminan rasa aman bagi setiap warganya. Karena itu, sekecil apa pun gangguan keamanan harus dituntaskan. Berbagai upaya dilakukan termasuk di antaranya dengan menggiatkan patroli kendaraan trail yang sehari-hari dipimpin Kaur Bin Ops Sat Samapta, Iptu Joko Satrio. Dia mengatakan, patroli kendaraan trail itu dibagi dalam 2 unit. Setiap unit terdiri atas 8 kendaraan dan setiap trail itu membawa dua orang personel. ''Saat menjalankan patroli itu anggota yang duduk di belakang (membonceng) dibekali senjata api laras panjang,'' paparnya. Unit satu menyisir wilayah kota Solo bagian barat dan unit lainnya bertugas di bagian timur. Pergerakan kendaraan sport itu diharapkan dapat meng-cover seluruh wilayah kota Bengawan. ''Patroli ini kami lakukan setiap hari, sedangkan jadwalnya lebih difokuskan pada jam-jam rawan. Gang-gang kecil juga kami masuki,'' katanya. Imbauan Selain patroli, Kapolresta juga melakukan langkah antisipatif lain seperti memberikan imbauan kepada warga Solo. Dalam menyukseskan imbauan kamtibmas itu, Polresta bekerja sama dengan media cetak dan elektronik, termasuk harian umum Suara Merdeka. ''Kami berharap media massa ikut berperan aktif dalam mencegah jatuhnya korban. Caranya, mereka berpartisipasi dalam menyebarkan imbauan kamtibmas yang kami buat,'' kata dia didampingi Kabag Bina Mitra, AKP Sudarmi. Lutfi, dalam suratnya mengungkapkan rasa prihatin dengan maraknya kasus perampokan yang menggunakan modus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa ataupun materi dalam jumlah banyak. Karena itu, dia mengimbau kepada warga masyarakat, khususnya para kepala/pimpinan/direktur baik swasta maupun pemerintah, bila mengambil uang dalam jumlah banyak diharapkan menggunakan bantuan pengawalan kepolisian. ''Apabila menemui kejadian, mereka dimohon secepatnya menghubungi polisi,'' katanya. Dia mengatakan, saluran telepon di Solo yang tercepat sampai ke Polri adalah :1. (0271)714352 (Kapolresta), 2. (0271)712600 (Pelayanan Masyarakat), 3. (0271)740223 (Piket Reskrim), 4. (0271)656969 (Piket Lalu Lintas), 5. (0271)714518 (Piket Intelkam), 6. (0271)713500 (Polsekta Laweyan), 7. (0271)644400 (Polsekta Banjarsari), 8. (0271) 646502 (Polsekta Serengan), 9. (0271)633506 (Polsekta Pasar Kliwon), dan 10. (0271)644506 (Polsekta Jebres). (Budi Santoso-42n) |