logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 28 Agustus 2003 Olahraga  
Line

Lauda Jagokan Montoya

LONDON - Tahun ini persaingan di arena Formula 1 (F1) sangat ketat. Hingga seri ke-13 di Hungaroring akhir pekan lalu, calon juara dunia masih sulit ditebak. Namun bekas jagoan F1, Niki Lauda berani menjagokan Juan Pablo Montoya bakal keluar sebagai juara baru.

Prediksi Lauda itu berdasarkan hasil lomba GP Hongaria. Buruknya hasil yang diraih Ferrari, Michael ''Schumi'' Schumacher menempati posisi kedelapan dan Rubens Barrichello gagal finish, merupakan indikasi bakal suksesnya Williams, tim Montoya.

"Favorit saya Montoya, karena Williams adalah mobil terbaik saat ini," ujar juara dunia tiga kali itu kepada BBC. "Jika Montoya mampu menyelaraskan performa dengan mobilnya, dan tak melakukan banyak kesalahan, dia bisa jadi juara," tambah Lauda.

Pembalap Kolombia itu saat ini berada di urutan kedua di klasemen sementara di bawah Schumi. Dia mengumpulkan 71 poin atau satu angka di belakang juara bertahan asal Jerman itu. Posisi ketiga diduduki Kimi Raikkonen dari McLaren dengan 70 poin.

Kendati ketiganya paling berpeluang, tetapi secara matematis masih ada empat pembalap lain yang tetap berpeluang juara, yakni Ralf Schumacher (Williams dengan 58 poin), Fernando Alonso (Renault/58), Rubens Barrichello (Ferrari/49), dan David Coulthard (McLaren/45). Hal itu menunjukkan kompetisi musim ini lebih ketat. Sebelumnya, ajang F1 didominasi Schumi dengan Ferrari-nya.

Balapan ke-14 digelar di markas Ferrari di Monza pada 14 September, diikuti Indianapolis (28/9) dan terakhir di Suzuka (12/10). Untuk kategori konstruktor, Lauda lebih menjagokan Williams daripada Ferrari.

"Di Monza, Williams akan sama baiknya dengan Ferrari, bahkan mungkin lebih bagus. Begitu pula di Indy dan Suzuka," paparnya. "Saya rasa Williams akan berada di depan.'' (rtr,A7-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA