
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Olahraga |
13 Atlet Berhasil Ditarik KembaliSEMARANG - Sebanyak 13 atlet asal Jateng yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, berhasil ditarik kembali untuk memperkuat daerah asalnya pada PON XVI 2004 di Palembang. Ketua Bidang Pembinaan KONI Jateng Sukahar mengemukakan hal itu kemarin. Dia menjelaskan, 13 atlet itu dipastikan siap membela Jateng lagi. Atlet-atlet itu saat ini menjadi penghuni Pelatnas SEA Games. Mereka yang ditransfer kembali tersebut berpeluang menyumbang medali emas. KONI Jateng mentransfer para atlet itu bukan karena ingin membajak. Namun semata-mata karena mereka berasal dari Jateng dan bersedia tampil di PON. Atlet yang ditransfer berasal dari 10 cabang. Dari tenis meja, ada Anton Suseno dan Yon Mardiono. Kemudian Endang Sri Lestari dari judo. Dari cabang karate, menurut pelatih Erry Sadewo, Wawang Rosyid yang sebelumnya membela Jabar siap bersama Jateng. Sembilan atlet lainnya adalah Indra Krisnamusi dan Edi Suwarto (dari DKI/menembak), Dini (Yogyakarta/menembak), Hilda (Jabar/senam), Tanti Pratiwi (Sumsel/angkat besi), Heru Sutomo (DKI/aeromodeling), Rini Budiarti (Yogyakarta/atletik), dan satu nama lagi dari Bali untuk cabang catur. Sejumlah atlet itu mendapatkan kompensasi khusus dari KONI. Menurut Ketua Umum KONI Jateng RM Aning Sunindyo, semua atlet yang masuk pelatda jangka panjang (PJP) akan memperoleh penghargaan yang disebut indeks atlet dan jumlahnya mencapai Rp 1,575 juta. Sementara pelatih mendapat bagian Rp 1,650 juta. Uang itu termasuk untuk cuci pakaian, akomodasi, konsumsi, rekreasi dan uang saku. Bertambah Jumlah atlet yang ditarik kemungkinan besar bisa bertambah. Hal itu sangat dimungkinkan bila tidak digondheli provinsi lain. Selama bersedia, dan tidak ada maslah administrasi, mereka akan diusahakan untuk ditarik lagi. Sebab, ada provinsi lain yang berminat dengan para atlet tersebut. ''Sebenarnya masih ada dua atlet balap sepeda asal Jateng yang tinggal di Jatim. Namun karena alasan tertentu, ISSI setempat tetap mempertahankan si atlet,'' ujar Sukahar. Nama-nama atlet yang masuk dalam daftar panggil kembali itu tidak secara langsung mengikuti latihan PJP. Meski demikian, kenyataan itu tak perlu dipermasalahkan. Sebab, KONI yakin mereka tetap bisa berprestasi sesuai dengan harapan. Apalagi para atlet itu sedang digodok di pelatnas SEA Games. Sebetulnya sudah ada beberapa atlet asal Jateng yang bersedia untuk bergabung kembali, tetapi nama mereka belum bisa dibeberkan sekarang. (H8-59) |