
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Semarang & sekitarnya |
''Visi Muhammadiyah Bukan Islamisasi''SEMARANG - Lembaga Pendidikan Muhammadiyah sebagai manivestasi pembentukan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, bukanlah berarti melakukan Islamisasi. Visi Muhammadiyah sebagai organisasi reformis yang memberikan pelayanan umum kepada masyarakat sesuai dengan falsafah Nabi Muhammad SAW ''Manusia yang baik adalah manusia yang banyak memberi manfaat kepada orang banyak''. Demikian diungkapkan Prof Dr H Abu Su'ud yang akan dilantik menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) 11 September mendatang kepada Suara Merdeka di kediamannya, kemarin. Sebagai rektor baru, Su'ud bertekad melanjutan program yang sudah dilaksanakan oleh rektor pendahulunya. ''Program yang baik akan diteruskan, sedangkan yang kurang baik diperbaiki dan yang tidak berguna ditinggalkan. Setelah itu, bersama-sama kita mengadakan evaluasi,'' tuturnya. Untuk tahap awal ini dia akan mencari informasi yang sebanyak-banyaknya dari pejabat lama dan staf yang ada mengenai kondisi yang terjadi di dalam kampus. Dengan demikian, dirinya dapat mengetahui situasi yang terjadi, baik keunggulan maupun kelemahan yang ada di Unimus. Fakta-fakta tersebut, papar dia, akan menjadi landasan bagi dirinya untuk memulai langkah dalam membenahi Unimus. Sebagai orang luar, lanjut Su'ud, dirinya mengaku tidak tahu banyak tentang kondisi Unimus. Dengan demikian, dia akan lebih banyak menghimpun informasi dan bersama-sama merancang program yang akan datang. Dia akan mengembangkan program yang sudah ada dan membuka program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta menyediakan fasilitas yang disesuaikan kemampuan dana. (H2-63n) |