
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Semarang & sekitarnya |
Sekolah Beri DispensasiHAJI Noor Khan SAg, Kepala SD Islam Taqwiyatul Wathon yang berlokasi di Tambakmulyo RT 3 RW 13, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, mengungkapkan, siswanya yang sebagian besar anak nelayan Tambaklorok banyak yang tak bisa membayar biaya sekolah. Dari sekitar 600 siswa, lebih dari 200 siswa nunggak pembayaran Rp 15.000 per bulan. ''Jangka waktunya bermacam-macam, ada yang tiga bulan, enam bulan sampai satu tahun,'' katanya. Beberapa anak mengaku masih ingin sekolah meski orang tuanya kesulitan membayar. ''Tetap boleh masuk meski saat ini belum bayar SPP,'' kata salah seorang siswa kelas V. Menurut Noor Khan, pihaknya sudah memberikan dispensasi agar orang tua siswa yang kesulitan membayar SPP bisa membayarnya dengan mengangsur. Selain itu, sekolah sudah memanggil orang tua siswa. Mereka diberi pengertian agar anaknya tetap bersekolah meski mengalami kesulitan keuangan. ''Sebab, tidak sedikit di antara mereka (orang tua murid) yang justru memilih anaknya tidak bersekolah,'' jelasnya. Noor mengemukakan, jika diangsur dengan cara menabung sedikit demi sedikit, pembayaran bisa tertutup. ''Sebab, jika langsung bruk memang berat. Kami juga memahami kondisi mereka yang sedang kesulitan keuangan.'' (Arie Widiarto-63c) |