
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Semarang & sekitarnya |
Semua Dokter Bisa Ikut Mencalonkan
GROBOGAN - Penjaringan pejabat Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr Raden Soedjati, Grobogan, selayaknya dibuka untuk umum. Dengan demikian, semua dokter di rumah RSD, puskesmas, dan Dinas Kesehatan mendapat kesempatan mengikuti penjaringan. ''Jika tiba-tiba didrop pasti bermasalah. Lebih-lebih calon yang ditempatkan berbenturan dengan aspirasi karyawan,'' kata Moehammad Misbcah Sag, anggota Komisi E DPRD Grobogan, kemarin. Penolakan terhadap drg Palti Siregar MMR oleh anggota komite medis rumah sakit itu menunjukkan bahwa pengedropan pejabat ke instansi yang menangani masalah sosial kurang tepat. Karena, dalam pemikiran orang rumah sakit, kebesaran RSD tak ditentukan oleh pejabatnya tetapi oleh sikap karyawan, paramedis, dan tim medis secara kolektif. Bahkan tukang cuci, masak, dan tenaga kebersihan di rumah sakit itu punya andil. jadi tidak tepat jika pejabat yang ditempatkan di rumah sakit pemerintah belum melewati prosedur perekrutan yang mempertimbangkan aspirasi keluarga besar RSD Dr R Soedjati. Dia mengemukakan dampak pengedropan pejabat di RSD besar terhadap kemajuan dan perkembangan ke depan. Jika calon tidak sesuai dengan aspirasi karyawan, paramedis, dan tim medis, tak tertutup kemungkinan rumah sakit itu kolaps. Padahal, tahun 2004 rumah sakit itu direkomendasikan Komisi C lepas dari swadana menjadi rumah sakit murni milik Pemerintah Kabupaten. Kemudian diharuskan mengikuti akreditasi setelah status RSD dinyatakan naik dari tipe C menjadi B dengan tenaga spesialis lebih lengkap. Bahkan sejak sekarang dituntut menaikkan pendapatan dari Rp 12 miliar menjadi Rp 15 miliar. Sebab, tarif semua kelas perawatan di rumah sakit itu naik sejak 1 Agustus lalu. Karena itu perlu mencari calon yang diterima karyawan, paramedis, dan tim medis. Dan, yang tidak kalah penting, pejabat itu harus mampu menyelesaikan tugas berat sehingga RSD tetap diperhitungkan berbagai elemen sebagai lembaga pelayanan kesehatan masyarakat. Dia meminta beberapa elemen masyarakat Grobogan, termasuk LSM, GCW, dan perkumpulan mahasiswa, memberikan masukan terbaik dan ideal mengenai perekrutan pejabat RSD Dr Raden Soedjati ke DPRD, terutama Komisi E. Masukan itu sangat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan dan bahan usulan legislatif ke eksekutif tentang figur pejabat yang dipercaya menjadi kepala rumah sakit milik pemerintah itu. (A23-76g) |