
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Semarang & sekitarnya |
Bantuan Air Disambut GembiraUNGARAN - Kemarau tahun ini benar-benar membuat beberapa daerah di Jawa Tengah mengalami kekeringan. Seperti di Dusun Semowo Krajan Desa Semowo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Daerah tersebut mengalami kekeringan sehingga untuk mendapatkan air bersih saja harus mengambil air dari sendang yang jaraknya sekitar 1 km lebih dari dusun tersebut. Siti Khanifah (38), warga RT 2 RW 1 Dusun Semowo Krajan mengatakan, air sumur di daerahnya mengalami kekeringan sejak sebulan lalu. Terpaksa selama ini dia dan beberapa warga lainnya mengambil air di sendang. "Biar pun jaraknya agak jauh, kami tetap mencari air," katanya. Ketika Suara Merdeka datang ke dusun tersebut bersama rombongan dari Provinsi dan Pemkab Semarang untuk memberikan bantuan air di daerah itu, warga gembira. "Alhamdulillah, akhirnya bantuan air ini datang juga," kata Siti Khanifah yang dari pagi menunggu datangnya bantuan tersebut. Sugito (40) warga dusun Semowo Krajan lainnya mengatakan bantuan ini sangat diharapkan. Sumur di rumahnya sudah kering dan tidak mengeluarkan air sama sekali. "Sudah satu bulan ini sumur kami kering dan bantuan air ini sangat tepat sekali," katanya. Kepala Desa Semowo M Safiyudin, mengatakan, warganya setiap hari harus mengambil kebutuhan air di sendang yang jaraknya kurang lebih 1 km. Sendang tersebut juga untuk mandi dan mencuci. Melihat kondisi warganya itu dia meminta Pemkab agar ada bantuan sumur bor untuk mengatasi kekurangan air itu. Dengan adanya sumur bor diharapkan warga dapat mengambil air di tempat itu. "Kami tidak bisa mengandalkan bantuan air terus. Untuk itu Pemkab sebaiknya memberikan bantuan sumur bor," pinta dia. Sementara itu, Kepala Seksi Penanggulangan Bencana Kantor Linmas Kabupaten Semarang Pudji Utomo setelah mendengar permintaan kepala desa itu menyatakan akan mengusahakannya. "Jangan hanya mengurus jalan saja, kebutuhan air warga juga harus diperhatikan," kata dia kepada Kepala Desa Semowo. "Saya berpesan agar kepala desa dapat membuat sumur bor terlebih dahulu sebelum bantuan dari pemerintah datang," tegas dia. (H4/76) |