logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 28 Agustus 2003 Semarang & sekitarnya  
Line

Pasar Jetis Difungsikan September

BANDUNGAN- Pedagang sayuran di daerah Bandungan mulai lega, pasalnya Senin (1/9) Pasar Jetis akan difungsikan. Selama ini mereka dalam melakukan transaksi sayuran di Pasar Bandungan. Karena pasar tersebut terkesan sempit, mereka meminta kepada Pemkab Semarang agar di buatkan pasar khusus sayuran, buah dan bunga. "Saya bersyukur pasar ini sudah dapat difungsikan," kata Muhrowi (35) pedagang kol asal Desa Jimbaran.

Mbok Ipung (30) pedagang kentang asal Desa Sumowono juga demikian. Dengan difungsikannya pasar baru tersebut, dia yakin dagangannya akan bertambah ramai. "Yang membeli nanti tidak hanya dari daerah sini saja, tapi dari luar kota pun pasti datang ke pasar ini," katanya optimis.

Menurut Ir Soehardjo, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Semarang, potensi hasil hortikultura di daerahnya sangat menonjol. Yakni 35% kebutuhan sayuran dan bunga di Jateng dipasok dari daerah Bandungan dan sekitarnya.

"Dengan difungsikannya pasar ini mudah-mudahan para pedagang dapat memanfaatkan sebaik-baiknya," harapnya.

Soehardjo menjelaskan, tempat yang digunakan untuk para pedagang meliputi 40 kios dan beberapa los yang dapat digunakan untuk 328 pedagang. Untuk mendapatkan 40 kios itu, para pedagang terpaksa melakukan pengundian tempat.

Secara terpisah, Kepala Dipenda Kabupaten Semarang Drs Hendono MM mengatakan, dengan difungsikannya Pasar Jetis diharapkan dapat meningkatkan PAD setempat.

Untuk izin kios, tiap pedagang akan dikenai biaya sebesar Rp 100 ribu/kios. Sedangkan retribusi ditarik biaya Rp 300/m2. Dari penarikan biaya tersebut diperkirakan PAD dari Pasar Jetis tiap tahunnya Rp 39 juta. "Saya yakin, pendapatan dari pasar tersebut dapat terpenuhi," tambahnya.(H4-76)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA