
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Semarang & sekitarnya |
Gema Gedung BerlianPerlu Forum Silaturahmi Eksekutif-LegislatifKEDUDUKAN eksekutif dan legislatif adalah mitra sejajar dalam pembangunan. Karena itu, keberadaan kedua lembaga tersebut memiliki peran penting bagi kesuksesan pembangunan di Jawa Tengah . Meski sebagai mitra, keduanya mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda. Eksekutif bertugas menjalankan roda pembangunan, sedangkan legislatif mempunyai fungsi menentukan kebijakan anggaran serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan. Selain itu, legislatif juga menampung dan menyalurkan aspirasi dari masyarakat. Dengan demikian, kedua lembaga itu harus berjalan beriringan dalam melaksanakan pembangunan. Bila kalangan legislatif mengetahui adanya kelemahan, kekurangan, apalagi penyimpangan yang dilakukan oleh eksekutif dalam menjalankan tugasnya, maka mereka berkewajiban mengingatkan atau dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan istilah mengkritik. Hal itu dilakukan agar kelemahan dan kekurangan bisa dibenahi di tengah jalan dan pada gilirannya, semua proses pembangunan berjalan lurus sesuai dengan amanat rakyat. Agar kedua lembaga itu dapat menjalankan fungsi secara proporsional dan harmonis, Ketua DPW PAN Jateng Drs Munawar Saleh usai menghadiri pelantikan Gubernur Jateng, Sabtu (24/8) lalu melontarkan ide agar dibentuk forum silaturahmi eksekutif-legislatif. Forum tersebut berbentuk forum informal yang diadakan untuk menjalin hubungan komunikasi. Pelaksanaannya bisa sebulan sekali, dua bulan sekali, dan lain sebagainya. Manfaat dari forum informal itu di antaranya ketika terjadi perbedaan pendapat, bisa segera diklarifikasi. Setidaknya, juga dapat mengeliminasi terjadinya kesalahpahaman karena pertemuan dalam forum tersebut bisa digunakan untuk klarifikasi sehingga semua ketegangan bisa cair. Forum Informal Ide Munawar Saleh itu mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua DPRD Jateng HA Thoyfoer MC. Dia berpendapat, ada baiknya kalangan legislatif memikirkan perlunya forum informal eksekutif-legislatif. Ketua DPW PPP Jateng itu mengakui, selama ini Gubernur Jateng H Mardiyanto sudah sering melakukan komunikasi dengan pimpinan Dewan, tetapi sifatnya masih individual. "Bila ada forum informal, sebaiknya juga melibatkan unsur pimpinan Dewan dan jajaran Pemprov dengan harapan, silaturahmi akan terjalin secara kolektif," ujarnya. Forum seperti itu dirasa penting karena saat ini ketika terjadi perbedaan pendapat antara elite kekuasaan dan elite politik, masyarakat menilai telah terjadi ketegangan. Pemahaman seperti itu kurang mendidik. Karena itu, bila ada forum silaturahmi dan yang berbeda pendapat mereka bisa bertemu dan terlihat akur, maka kesan seperti itu akan hilang. Apalagi, dengan pertemuan itu, maka penjelasan maupun klarifikasi atas perbedaan itu akan mudah dipahami. "Saya rasa fraksi-fraksi bisa mempertimbangkan hal ini, bila mereka sepakat, segaralah membicarakan ide ini dengan eksekutif," katanya. (Hasan Hamid-84n) |