
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Semarang & sekitarnya |
Proyek Bandara A Yani Libatkan SwastaSEMARANG- Kontraktor swasta akan dilibatkan dalam proyek perpanjangan landasan Bandara A Yani Semarang. Proyek itu akan dilaksanakan awal November. Kepala Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Jateng Ir Abdul Rochim, kemarin,mengemukakan hal itu. "Swasta yang terlibat, tentunya harus melalui proses tender yang dilakukan secara terbuka. Tender akan dibuka setelah anggaran yang disediakan oleh Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi disetujui pencairannya," katanya. Dia berpendapat, proses tender tersebut harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku selama ini. Adapun kontraktor swasta yang terlibat dalam penanganan proyek tersebut harus benar-benar memenuhi standar sebagai rekanan. "Proses pengawasan akan dilaksanakan oleh beberapa instansi terkait, antara lain Pemprov Jateng, Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Jateng, dan Perum Angkasa Pura II." Uji Lab Lebih lanjut, Abdul Rochim mengungkapkan, dalam pelaksanaan proyek tersebut, setiap saat bila diperlukan Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi akan melaksanakan uji laboratorium. Sebab, uji laboratorium tersebut bertujuan untuk mengetahui kualitas dan kekuatan landasan pada saat pendaratan pesawat. "Ini memang berbeda dari proyek-proyek pada umumnya. Pembuatan landasan pacu sangat berkaitan dengan faktor keselamatan. Sebab, kesalahan struktur ataupun kekuatan landasan bisa berakibat fatal," tegasnya. Sementara itu, berkaitan dengan penggunaan alat-alat berat yang bakal dipergunakan dalam pelaksanaan proyek tersebut, dia berjanji hal itu tidak akan mengganggu jalannya lalu lintas penerbangan. "Dengan demikian, para pengguna jasa penerbangan di Semarang tidak perlu khawatir berkaitan dengan pelaksanaan proyek di Bandara A Yani. Sebab, sudah ada perencanaan teknis proyek pembangunan landasan yang aman bagi operasional pesawat," jelasnya. Di samping itu, uja dia, tentunya Perum Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara A Yani Semarang akan menginstruksikan para operator penerbangan agar dapat mengoperasikan penerbangan yang aman pada saat proyek sedang berlangsung.(H2-84j) |