
| Kamis, 28 Agustus 2003 | Internasional |
Iran Setuju IAEA Lakukan InspeksiWINA - Iran telah setuju memulai negosiasi dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), mengenai pemeriksaan mendadak terhadap fasilitas nuklirnya, ungkap seorang jubir IAEA, Rabu. Jubir itu, Mark Gwozdecky, mengatakan Iran telah mengisyaratkan siap melangkah maju untuk menandatangani protokol tambahan pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), yang akan membuka jalan bagi pemeriksaan semacam itu. Keputusan Teheran tersebut dipuji dalam sebuah laporan IAEA yang disampaikan kepada dewan gubernur badan tersebut, Selasa lalu.''Kenyataan bahwa Iran setuju memulai perundingan untuk menyelesaikan protokol tambahan, merupakan langkah positif,'' katanya. Iran dalam beberapa bulan ini mendapat tekanan yang meningkat, khususnya dari AS, agar menandatangani protokol tambahan untuk menghalau kekhawatiran dunia, yang menduga negara itu memanfaatkan program nuklirnya untuk mengembangkan senjata nuklir. IAEA dalam laporannya mengatakan, pihaknya khawatir pada program nuklir Iran, khususnya pada upaya Teheran memproses bahan bakar nuklir uranium (untuk PLTN-nya) menjadi plutonium. Disebutkan, penandatanganan protokol baru oleh Iran merupakan satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa program nuklir negara itu semata-mata untuk maksud damai. ''Masih ada sejumlah masalah penting, khususnya berkaitan dengan program memperkaya uranium oleh Iran. Masalah ini menuntut penyelesaian sesegera mungkin,'' kata Gwozdecky.(ant-30) |