logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 28 Agustus 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Bayu Pimpin Gapensi 2003-2007

CILACAP - Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gapensi Cilacap yang berlangsung di Gedung Patra Graha, Selasa (26/8) lalu, berhasil memilih pengurus baru periode 2003-2007. Kandidat Drs Bayu Eko Irianto terpilih sebagai ketua secara mulus, tanpa ada persaingan.

Sebab, dua kandidat lain yaitu Didiek Rahmadi dan H Samirun Yososudarso MBA mengundurkan diri dari pencalonan. Adapun Soegiri, meskipun dicalonkan oleh sebagian anggota, sejak awal Muscab sudah menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Bayu Eko Irianto terpilih sebagai ketua secara aklamasi karena kedua calon lainnya, yakni Didiek Rahmadi dan Samirun Yososudarso menyatakan mundur dari kancah pencalonan. Berarti, saat itu Bayu menjadi calon tunggal.

Setelah terpilih sebagai ketua, Bayu bersama Ir H Sutopo dan Soegiri selaku tim formatur segera menyusun kepengurusan asosiasi tersebut.

Hasilnya, Wakil Ketua I H Samirun Yososudarso, II Farouk AG, III Slamet Darsana, dan Wakil Ketua IV Panji Widodo SH.

Selanjutnya, Sekretaris I, II Suryatmono dan Apriliadi. Bendahara I, II Ir Djarot Suseno dan Ir H Armansyah, sedangkan sesepuh Gapensi, Sari Wijaya terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim).

Ketua Gapensi Bayu Eko Irianto kepada Suara Merdeka, Rabu (27/8), mengatakan, Muscab yang berlangsung mulai Senin malam (25/8) dan berakhir pada Selasa malam (26/8) berjalan lancar dan tertib. Semua agenda acara dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana, termasuk rapat komisi.

Kondusif

Sebagai ketua terpilih, lanjutnya, pihaknya bersama pengurus yang lain mengajak kepada semua rekanan anggota Gapensi untuk bersama-sama menjaga organisasi supaya tetap eksis dan kondusif.

''Saya minta mulai sekarang sesama anggota Gapensi jangan lagi saling menjegal. Pengurus akan berusaha mengakomodasikan seluruh keinginan dan kepentingan anggota, baik anggota yang selama ini mengakses proyek-proyek di lingkungan Pemkab maupun yang mengakses proyek di Pertamina. Semua akan saya rangkul supaya tidak timbul kesan seperti terkotak-kotak,'' katanya (ag-20s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA