| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 12 Agustus 2003 |
Bahan Peledak Marriott 180 Kg
|
Kapolri: Pimpinan Pesantren di Jateng Tidak Perlu Risau
|
|
|
Al-Ghozi Lolos dari Kejaran Militer Filipina
ZAMBOANGA - Fathur Rohman al-Ghozi berhasil melarikan diri dari kejaran aparat keamanan Filipina, kata seorang perwira tinggi militer Filipina di wilayah selatan negeri ini, Senin kemarin. |
MMI Bantah Said Sungkar Ditangkap
SOLO - Seiring berlangsungnya Kongres Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) II di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, berembus isu tak sedap. Rumor terakhir menyebutkan Ustad Said Sungkar, salah satu tokoh MMI, ditangkap tim Polda Metro Jaya. |
|
|
Tiga Calon Ketua PDI-P Siap Bersaing
SEMARANG-Pertarungan menjelang rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) DPD PDI-P Jateng bakal ramai. Sedikitnya ada tiga kandidat ketua yang terang-terangan menyatakan kesiapannya menggantikan Mardijo. Ketiga kandidat itu, yakni Ir H Gatot Luprijatomo MM (anggota FPDI-P), Murdoko (Duku) dan H Oetojo (Anggota FPDI-P DPR/ MPR RI). |
Rizieq Divonis Tujuh Bulan
|
|
|
Sudiharto Tak Diperlakukan Khusus
|
Pemecatan Jadi Efek Penjera
SEMARANG- Pengamat politik Undip Drs Novel Ali mendukung kebijakan DPP PDI-P dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan anggota FPDI-P DPRD Jateng, Sudiharto Saka. |
|
|
Menantang Dunia Internasional
|
Lampu Sudah Menyala Kuning
SEMARANG- Libur kompetisi hingga akhir bulan ini akan dimanfaatkan PSIS untuk membenahi kemampuan para pemain dalam melakukan finishing touch. Penyelesaian akhir anak-anak asuhan duet pelatih Daniel Roekito-Djoko Yogyanto itu memang masih kurang bagus. |
|
DPW PPP Siap Mem-back Up
SEMARANG- Bila gugatan Gubernur Jateng H Mardiyanto terhadap Sekretaris FPP DPRD Jateng Dra Hj Munawaroh Nurhadi terealisasi, maka dipastikan DPW PPP akan mem-back up. Pasalnya, sikap kritis Munawaroh kepada eksekutif masih dalam koridor menjalankan fungsi Dewan. |
11 Anggota Komisi A ''Nglencer'' ke Korsel
SEMARANG-Sebelas anggota Komisi A DPRD Jateng sejak Senin (11/8) kemarin melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan. Kegiatan itu dilaksanakan bersama Badan Diklat Provinsi Jateng. Di antara anggota Dewan yang ikut ''nglencer'' adalah Drs Soewartono, KH Sobri Hadiwijaya, Drs Agus Sentot, dan Drs HM Aziz Kristanto (ke empatnya dari FPDI-P). |
|
|
Imam Samudera Tak Takut Dihukum Mati
|
Amrozi Akhirnya Banding
DENPASAR- Terpidana peledakan bom di Bali, Amrozi, akhirnya mengajukan banding atas vonis matinya. Padahal, sebelumnya dia menyatakan tidak bersedia. ''Kok mau banding?'' tanya wartawan. "Nggak tahulah saya," ujar Amrozi singkat. |
|
|
Tak Ada "Happy Birthday to You", Minta Salawatan Saja
|
Panglima TNI Dukung Pemberlakuan ISA
JAKARTA-Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto menyatakan dukungannya terhadap ide pemberlakuan Internal Security Act (ISA) guna mencegah aksi-aksi terorisme lanjutan setelah ledakan bom di Hotel Marriott. Namun, dia mengingatkan perlunya dibuat rambu-rambu untuk membatasi agar perangkat UU itu tidak disalahgunakan. |
|
|
Muslimat Bangun Gedung Rp 1 Miliar
PATI -Pengurus Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM) NU Kabupaten Pati membangun gedung Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Khadlonah senilai Rp 1 miliar. Gedung itu terletak tepat di sebelah utara Rumah Sakit Islam (RSI) Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati. |
Helikopter India Jatuh, 26 Dikhawatirkan Tewas
BOMBAY- Sebanyak 26 orang dikhawatirkan tewas, ketika Senin kemarin sebuah helikopter perusahaan minyak India yang sedang dalam perjalanan ke lokasi eksplorasi lepas pantai jatuh ke laut. Hal itu dikatakan para pejabat Komisi Minyak dan Gas Alam (ONGC). |
|
|
Tingkat Hunian Hotel Tak Berubah
JAKARTA - Tingkat hunian hotel-hotel di Jakarta pascaledakan bom di Hotel JW Marriott, Jakarta, tidak mengalami perubahan yang berarti atau stagnan, yaitu sekitar 45 persen. |
12 Pemilik Frekuensi Liar Diperiksa
SEMARANG- Dua belas pemilik frekuensi liar diperiksa tim gabungan Dinas Perhubungan Jateng, Polda Jateng, Kejaksaan, Orari, dan Balai Monitoring Frekuensi Radio Jateng dalam operasi penertiban pemakaian frekuensi liar, baru-baru ini. |
|
|
Tekad Jepara untuk "Go International"
BAGI kebanyakan turis mancanegara, Bali sering dianggap sebagai "negeri lain" di luar Indonesia. Sedangkan sebagian lagi menganggap Indonesia identik dengan Bali. Anggapan itu sah-sah saja, karena proses pemunculan Bali sebagai "surga dunia" bagi wisatawan sudah berlangsung lama. Tapi, tak adakah daerah lain di Indonesia yang bisa dicetak biru sebagai surga dunia, terutama di Jawa Tengah? Tentu ada, dan satu di antaranya adalah Kabupaten Jepara yang sekarang begitu serius untuk go international. |
Tunggu Pinangan Para Investor
MEMANG tidak mudah untuk menyulap Jepara menjadi Bali Kedua. Tetapi bagi Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Jepara, Drs Teguh Supurbo MM, tak ada sesuatu yang mustahil jika telah direncanakan dengan serius, disertai komitmen bersama dari segenap warga masyarakat setempat serta dukungan dari investor lokal maupun asing. Menurut dia, Bupati Drs H Hendro Martojo MM serta segenap jajaran Pemkab yang terkait sudah sejak lama merancang Jepara sebagai Bali Kedua. |
|
|
Menjual "Bunaken" Jawa Tengah
BANYAK yang menganggap Kepulauan Karimunjawa bukan bagian dari Kabupaten Jepara. Hal ini bisa dimaklumi, karena 27 pulau yang membentuk gugus kepulauan ini seperti "berserakan" dan "terapung" di sisi utara pantai Jepara. |
Publikasi, Kunci Utama
TEKAD Jepara untuk go international, atau dalam bahasa keren ingin menjadi Bali Kedua, nampaknya sudah bulat. Meski di sana-sini masih banyak hal yang perlu dibenahi, Bupati Jepara Drs H Hendro Martojo MM tetap optimis obsesi tersebut bakal tercapai. |
|
| Pemilu 2004 Anggota Panwas Cilacap Diintimidasi
SEMARANG- Kasus merahisasi di Cilacap berbuntut panjang. Setelah mencuat di media massa, ternyata salah seorang anggota Panwas Pemilu Kabupaten Cilacap mendapat teror dan intimidasi. Hal ini diduga berasal dari suruhan orang yang merasa tidak senang dengan pencuatan kasus tersebut. |
Pemilu 2004 H Probo Yulastoro ''Tidak Ada Merahisasi'' CILACAP- Ketua Panitia Pemenangan Pemilu Cabang (Pappucab) PDI-P Cilacap H Probo Yulastoro SSos MM mengatakan, di wilayah Kabupaten Cilacap tidak ada merahisasi. Penjualan buku bergambar Presiden Ke-1 RI Ir Soekarno dan Presiden Megawati Soekarnoputri tidak bisa dikatakan sebagai bentuk ''merahisasi''. |
|
| Pemilu 2004 Hari Ini Elite PPP Bertaaruf JAKARTA - Para elite Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hari ini akan mengadakan taaruf atau pertemuan perkenalan yang melibatkan pengurus harian, dewan pakar, majelis pertimbangan, majelis syariah dan departemen-departemen. Pertemuan dimaksudkan sebagai sosialisasi program-program partai hasil muktamar. |
Pemilu 2004 Partai Patriot Pancasila Abadikan Pancasila SEMARANG- Partai Patriot Pancasila bertekad mengabadikan Pancasila sebagai dasar negara. ''Ini sesuai dengan amanat rapat pimpinan paripurna (rapimpur), bahwa yang bisa mengabadikan Pancasila adalah partai,'' kata Ketua DPP Partai Patriot Pancasila yang juga Ketua DPP Pemuda Pancasila (PP) Togar Manahan Nero |
|
| Pemilu 2004 KPU Jateng Tidak Akan Tenderkan Pengadaan Barang SEMARANG-KPU Jateng menegaskan kembali mengenai barang-barang mutlak kebutuhan pemilu. Jateng tidak akan melaksanakan order ataupun tender terkait dengan pengadaan barang-barang tersebut untuk Pemilu 2004. |
Pemilu 2004 ''Masyarakat Harus Paham Daerah Pemilihan'' JAKARTA - Wakil Direktur Eksekutif Centre for Electoral Reform (Cetro) Hadar N Gumay menyatakan anggota KPU seharusnya mematuhi aturan, rencana dan tahapan kerja yang mereka buat sendiri. Sebab bila satu tahapan yang seharusnya berjalan tertunda akan berdampak bagi program berikutnya. |
|
| Pemilu 2004 KPU Minta Daerah Tak Buat Komitmen JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menginstruksikan jajarannya di daerah (KPU Daerah) untuk tidak membuat komitmen apa pun dengan siapa pun, termasuk partai politik. Hal itu terkait dengan alokasi kursi dan penetapan daerah pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Demikian dikatakan Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti kepada wartawan di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Senin (11/8). |
Pemilu 2004 Status Akbar Tandjung dalam Konvensi "Hanya sebagai Penerima Tanggung Jawab" JAKARTA - Keberadaan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung dalam SK DPP Nomor 333/DPP Golkar VI/2003 di Kepanitiaan Konvensi Nasional Pemilihan Presiden bukan sebagai akal-akalan, melainkan hanya menjadi penerima tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkannya di dalam rapim ataupun munas partai itu. |
|
| Pemilu 2004 Bagaimana Aturannya ? Huruf g Cukup jelas Huruf h Cukup jelas Huruf i Cukup jelas Huruf j |
||