
| Selasa, 12 Agustus 2003 | Sala |
Pemungutan Sudah Sesuai AturanKOTA - Ungkapan sejumlah pengusaha yang merasa diperas dan diobok-obok petugas pajak dibantah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Surakarta, Subiyanto SH. Dia menyatakan tata cara dan pelaksanaan pemungutan pajak yang dilakukan jajarannya sudah sesuai dengan peraturan. "Sebenarnya hal itu hanya persepsi wajib pajak. Yang jelas pelaksanaan penentuan dan pemungutan pajak sudah sesuai dengan aturan dan undang-undang," kata dia, kemarin. Dia juga menepis tudingan petugasnya mengacak-acak dokumen wajib pajak saat pemeriksaan. Dokumen berkait dengan pembayaran pajak yang harus dilaporkan biasanya disediakan pengusaha bersangkutan. "Dokumen untuk laporan pajak itu biasanya diminta kepada wajib pajak," ujarnya. Sayang, dia belum bersedia memberikan banyak penjelasan. Dia menyatakan penjelasan panjang-lebar akan diberikan jika Komisi B DPRD mengundang rapat kerja dengan KPP.
Sementara itu, sehubungan dengan keluhan sejumlah pengusaha Komisi B akan mengundang KPP pekan depan. "Karena keluhan itu juga menyangkut dugaan pemerasan atau tindakan mengacak-acak data, jajaran kepolisian dan kejaksaan juga akan kami undang," kata Ketua Komisi B H Hasan Mulachela.
Dia mengaku khawatir keresahan para pengusaha menghadapi tagihan pajak dan perilaku petugas pajak memunculkan apatisme. Sebab, jika hal itu berlarut-larut dan tak segera diatasi bisa memunculkan aksi pemboikotan pembayaran. "Pungutan pajak yang tinggi dan kegalakan aparat pemungut dapat menimbulkan keengganan investor dalam mengembangkan usaha di Solo. Kalau kita semua ingin menegakkan hukum dan ingin memberantas kemungkinan korupsi di perpajakan, ya silakan. Kami siap memfasilitasi," kata Wakil Ketua Komisi B Drs St Hendratno MM. Sementara itu, Sekretaris Komisi B Bambang Rusiantono EMT menyatakan komisinya siap membela para pengusaha jika benar-benar tertekan akibat perilaku petugas pajak. "Kalau sewaktu-waktu ada tekanan dari petugas pemungut yang tidak logis, kami siap mem-back up para pengusaha. Kapan pun kami siap dihubungi," kata dia.(D11,G18-42g) |