logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 Agustus 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

''Saya Ditawari Rp 10 Juta''

BANDUNGAN - Lucia Wasso (38), wanita yang dituduh sebagai ''aktor'' utama di balik isu penculikan atas diri Ir Woro Anara Wulan Ningrum, kemarin menyatakan mendapat tawaran Rp 10 juta dari utusan salah seorang pejabat jika dia bersedia mengakui peristiwa penculikan itu dan menyebut Mr X sebagai otak penculikan.

Namun Lusi, panggilan akrabnya, menolak tegas tawaran tersebut.

''Saya tidak menculik Woro, Mr X juga tak menyuruh saya menculik. Peristiwa itu tak pernah terjadi, buat apa saya terima tawaran,'' kata Lusi di rumahnya di kawasan Kalinyamat, Bandungan.

Dia juga menegaskan, tak takut diperiksa oleh polisi. Lusi bahkan berharap polres segera menuntaskan masalahnya agar semua menjadi jelas. ''Agar terbukti siapa yang bersalah,'' tambahnya.

Menurut dia, Woro memang bertemu dengannya pada Sabtu 5 Juli 2003. Namun, wanita tersebut datang sendiri ke rumahnya, bahkan membawa pakaian serep (ganti). ''Kalau saya menculik dia, tentu akan saya datangi rumahnya, atau paling tidak saya todong dengan kekerasan. Lha dia datang sendiri ke rumah saya, kok bilang saya menculiknya,'' kata dia.

Selain itu, menurut Lusi, ketika Woro minum-minum dan menghisap rokok di rumahnya, juga tak ada yang memaksa. ''Rumah saya bukan masjid atau gereja. Jika ada tamu membawa miras dan meminumnya di tempat saya, saya tak melarang. Silakan asal tak mengganggu hidup orang lain''.

Lusi juga menegaskan akan melaporkan balik Ir Woro Anara Wulan Ningrum jika pemeriksaan polisi sudah tuntas. ''Tentu saja. Saya akan lapor balik dan menuntutnya,'' tandas dia.

Hingga kemarin, Ir Woro tak bisa dihubungi. Telepon genggamnya tak pernah aktif, dan dia juga tak pernah lagi menampakkan diri. (H4,F3-63)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA