logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 Agustus 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Rehabilitasi Pasar Jangan Parsial

BALAI KOTA - Rehabilitasi pasar tradisional di Kota Semarang semestinya tidak parsial. Namun perlu diprogram secara matang, bukan rehabilitasi setengah-setengah.

Ketua Komisi C DPRD Kota Drs H Fatkhur Rahman meminta Dinas Pasar menginventarisasi semua pasar tradisional. Selanjutnya kerusakan pasar didata dan diprogramkan untuk diperbaiki.

''Selama ini berkesan hanya mengandalkan bujet, bukan program. Akhirnya yang dapat anggaran rehabilitasi hanya sedikit.

Tahun anggaran 2003, misalnya, yang dapat dana rehabilitasi hanya tiga pasar. Yakni, Rejomulyo, Kedungmundu, dan Bangetayu,'' kata dia, Minggu (10/8).

Padahal, masih ada pasar tradisional lain yang rusak. Bahkan tak tertutup kemungkinan kerusakan itu lebih parah, misalnya Pasar Mijen.

Dia mengemukakan Dinas Pasar perlu mengantisipasi semua ini. Apalagi ada rencana Dinas Pasar menjadi perusahaan daerah. ''Dengan menjadi perusahaan daerah, segala sesuatunya harus dipersiapkan sejak sekarang agar kelak tidak kaget, baik pedagang maupun aparat.''

Dia meminta program menyeluruh. Jika kondisi dan manajemen pasar baik, perdagangan akan meningkat pula. Dampaknya, tingkat perekonomian masyarakat pun naik.

Rencana peningkatan Dinas Pasar menjadi Perusahaan Daerah Pasar sudah beberapa kali dilontarkan Wali Kota H Sukawi Sutarip. Namun sejauh ini persiapan ke arah itu belum diketahui.

''Segala persiapan untuk membentuk Perusahaan Daerah Pasar perlu dilakukan sejak dini,'' kata Fatkhur Rahman. (G7-63g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA