logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 Agustus 2003 Ekonomi  
Line

Busana Muslim Abaya Payet Diminati

SOLO- Busana muslim model Abaya Payet sekarang ini banyak diminati para muslimah Solo. Masa liburan baru lalu, kios-kios yang menjual busana muslim di Pasar Klewer banyak menjual pakaian yang diproduksi di Solo ini. Busana model rok terusan dengan hiasan mote-mote ini dijual dengan harga Rp 25.000 - Rp 50.000.

"Ini termasuk barang baru, sehingga banyak orang membelinya," ujar Bu Nur pemilik kios Podo Mulyo. Salah seorang penjaga toko busana muslim yang lain menyebutkan, model Abaya Payet disukai karena hiasannya bagus warna-warni. "Biasanya yang membeli ibu-ibu muda atau gadis-gadis," tuturnya.

Pembelian busana muslim di Pasar Klewer pada masa liburan baru lalu relatif ramai. Pembelinya tidak hanya dari Solo, tak sedikit yang datang dari luar kota. Namun seminggu terakhir, pedagang mengeluh, Pasar Klewer sepi karena tersaingi Pekan Raya Surakarta.

Penjaga kios Mega Trend di Pasar Klewer mengungkapkan, seminggu ini terjadi penurunan tajam. Bila sebelumnya dia bisa menjual busana muslim Nur Elina 100 potong dalam sebulan, kini hanya lebih kurang 60 potong. Hal yang sama disampaikan pemilik kios Podo Mulyo.

"Setiap kali di pagelaran ada pameran, Pasar Klewer sepi," kata Bu Nur. Suasana Pasar Klewer lebih dari seminggu terakhir memang lengang. Lorong-lorong yang biasanya dipadati pembeli tampak sepi, sehingga orang bisa leluasa berjalan di sepanjang lorong pasar.

Santoso pemilik kios busana muslim Nasida memperkirakan, bulan depan pasar akan kembali ramai. "Sekarang yang laku setiap hari hanya jilbab, harganya murah mulai Rp 10.000," ungkap dia.

Pakaian Ihram

Sementara itu, toko busana muslim Kilat di Nonongan yang tak pernah sepi pembeli, minggu-minggu ini banyak didatangi calon haji. "Mereka membeli pakaian ihram untuk berhaji," kata Kilat Sutrisno, pemilik toko. Pakaian ihram dijual dengan harga Rp 30.000 - Rp 200.000.

"Yang paling laku harga Rp 100.000," tutur dia. Pakaian ihram banyak dibeli, karena saat ini banyak calon haji yang bermanasik haji.

Pakaian ihram tersebut dikirim dari Jakarta dan Surabaya. Yang paling banyak disukai adalah yang terbuat dari bahan katun, karena mudah menyerap keringat. Di Solo, ungkap Kilat, persaingan dagang busana muslim belum begitu keras sehingga omzet penjualan rata-rata pedagang masih cukup tinggi.(bt-82j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA