logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 22 Juli 2003 Budaya  
Line

"Gold Award" Siti Nurhaliza

PENYANYI jelita asal Malaysia, Siti Nurhaliza (23), untuk kali kesekian mampir ke Indonesia. Kehadiran pelantun tembang ''Cinday'' itu di Cafe Bebek Bali, Kawasan Taman Ria Senayan, Jakarta, pekan lalu, bukan tanpa alasan.

Albumnya paling anyar, Sanggar Mustika, yang dirilis tahun 2002 lalu menerima "Gold Award" dari perusahaan rekaman Universal Music Indonesia.

Sebelumnya, penyanyi kelahiran 11 Januari 1979 di Kampung Awah, Temerloh Pahang, Malaysia itu juga meraih penghargaan ''The Most Successfull Foreign Artist In Indonesia'' versi AMI (Anugrah Musik Indonesia)-SHARP 2000.

Sanggar Mustika yang hingga penjualan terakhir mencapai angka 75.000 kopi tersebut, sekaligus diharapkan pada akhir Juli ini akan menembus angka penjualan 150.000 kopi. Dengan demikian, penyanyi berwajah melankolik itu berhak mendapatkan ''Platinum Award''.

Siti Nurhaliza adalah peraih meraih penghargaan internasional seperti ''Most Favorite Female Artist'' di MTV Asia Award 2002, dan menjadi model untuk produk Loreal-Maybelinne di Malaysia selama setahun (2000-2001).

Ia tidak pernah muluk-muluk dalam merencanakan karier untuk masa depan. ''Mengalir sajalah. Awak mesti banyak belajar dari para penyanyi Indonesia,'' tutur penyanyi bersuara elok itu, merendah.(Beny Benke-79)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA