logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 12 Juni 2003 Budaya  
Line

"Kebo Kinul" Jadi Maskot

SUKOHARJO-Tak dinyana, Kabupaten Sukoharjo ternyata memiliki tarian tradisional yang unik dan menarik. Kebo Kinul (Kerbau Gemuk), namanya. Terungkap, selama ini jenis tarian itu hidup dan timbuh di tiga kecamatan; yaitu Polokarto, Nguter, dan Bulu.

"Kami berusaha mengangkat tarian itu, dan kami usung ke Borobudur International Festival (BIF) di Magelang," ujar Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Sukoharjo, Drs Hardi Suparlan SH MBA.

Koreografer Susilius Widiyono, yang dipercaya menggarap tarian tersebut menjelaskan, Kebo Kinul adalah bentuk seni dengan tema dan latar belakang kehidupan agraris. Masyarakat desa mempunyai pemikiran, bahwa kerbau adalah sahabatnya. Hewan itu berperan besar mengolah tanah. Maka sehabis masa panen, kerbau diajak bergembira dengan diarak ke tengah sawah.

Karena kerbau merupakan mitra sepanjang kehidupan kaum petani, maka tidak ada kerbau yang dipotong sebagai persembahan. Menurut Widi, kesenian tari Kebo Kinul dapat dijadikan maskot Kabupaten Sukoharjo. "Hal itu digambarkan dalam tarian dengan mengusung patung kepala kerbau. Selain itu, dilengkapi dengan boneka dari jerami," ujarnya.

Kepala Kantor Humas Informasi dan Komunikasi (HIK), Drs DT Siswadi mengharapkan, event BIF di Magelang dapat memotivasi masyarakat untuk nguri-nguri (memelihara) kembali seni tradisional di daerah-daerah di Jateng. Seni tradisional seperti tembang macapat, permainan jelungan, gobag sodor, dan dakon, sudah mulai ditinggalkan komunitasnya.

"Padahal berbagai seni tradisional tersebut mengajarkan semangat kebersamaan, etika, serta memiliki makna piwulang yang adi luhung," katanya.(G10-41)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA