logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 23 Mei 2003 Sala & Sekitarnya  
Line

Mbak dan Mas Boyolali Jadi Duta Wisata

PEMILIHAN Mas dan Mbak Kabupaten Boyolali tahun 2003 sangat monumental dan menjadi salah satu penentu keberhasilan promosi objek wisata. Siapa pun yang terpilih dan dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Boyolali akan menjadi duta pariwisata.

Mereka diharapkan mampu mempromosikan kawasan wisata yang dikemas dalam Solo-Selo-Borobudur (SSB).

''Karena itu kesempatan bagi warga Boyolali bertarung memperebutkan gelar Mas dan Mbak,'' kata ketua panitia Edy Sutedjo, yang juga Ketua Dewan Kesenian Boyolali, siang kemarin.

SSB, kata dia, dicanangkan Presiden Megawati pertengahan Oktober 2002 di Joglo, Desa Jrakah, Kecamatan Selo. Bersamaan dengan itu Presiden mencanangkan Tahun Eko Wisata. "Karena salah satu wilayah SSB salah Kabupaten Boyolali, kita wajib meramaikan dan mempromosikan dengan berbagai cara, antara lain melalui pemilihan Mas dan Mbak yang kelak menjadi duta pariwisata. Inilah yang saya sebut monumental,'' kata dia.

Lebih Ketat

Karena itu cukup beralasan seleksi relatif lebih ketat dari tahun lalu. Para peserta harus menguasi materi yang akan diujikan, antara lain pengetahuan umum, pariwisata, bahasa Jawa dan Inggris, kepribadian, etika, penampilan, dan potensi diri.

Yang berhak mendaftar adalah warga masyarakat umum siswa-siswi/sederajat, mahasiswa dan mahasiswi dengan usia maksimal 25 tahun. Persyaratan khusus pakaian kejawen lengkap gaya Surakarta dan peserta putri kebaya kutu baru, bukan gelung tekuk.

Pelaksanaan

Pelaksanaan terbagi tiga tahap. Seleksi I Jumat, 30 Mei pukul 13.00, di ruang data Kantor Bupati dengan materi beauty class bersama Sari Ayu. Seleksi II Sabtu, 31 Mei pukul 08.00, di pemancingan Tlatar, Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali dengan materi tes tertulis dan wawancara kepribadian.

Seleksi III Minggu, 1 Juni pukul 18.30, di Gedung Dharma Wanita. Materi penampilan keseluruhan dan wawancara.

Biaya pendaftaran Rp 50.000. Tempat pendaftaran Jalan Merbabu 58 (bawah Masjid Agung), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, RSPD Jalan Pandanaran, Sanggar Rias Solo Putri Jala Reguloi 98.

Pemilihan Mas dan Mbak, kata dia, juga untuk menggairahkan dunia hiburan umumnya dan wahana menyalurkan bakat dan potensi generasi muda.

Pemilihan itu untuk mencari sosok generasi muda yang kreatif, dinamis, penuh inisiatif, berwawasan luas, dan tak meninggalkan akar budaya. Acara itu juga untuk memeriahkan perayaan Hari Jadi Ke-156 Boyolali.

Penyelenggara Tledung Productio Boyolali bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Acara juga didukung wartawan daerah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Boyolali (FKWB). (Suti Harjoyo-58g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA