logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 23 Mei 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Dibantah, Intimidasi Guru

SALATIGA-Kepala Kantor Inkom Kota Salatiga Drs Fakruroji membantah kabar pejabat Dinas Pendidikan mengintimidasi tujuh guru bantu sementara karena mengungkapkan sesuatu hal kepada wartawan. Alasannya, selama ini Dinas Pendidikan Salatiga tak berwenang mengangkat dan menggaji mereka.

''Mereka diangkat oleh kantor Dinas P dan K Jateng dan digaji oleh Bank Dunia,'' kata dia, Rabu (21/5).

Dia mengatakan hal itu berkaitan dengan keterangan Ketua Forum Guru Tidak Tetap (Forgap) HM Safuan (SM, 21/5) yang menyebutkan, ketika keluhan guru itu ditulis di media massa, pejabat di Dinas Pendidikan memanggil guru itu. Di kantor dinas, mereka diintimidasi.

Fakruroji mengatakan, masa kerja guru bantu itu sebenarnya sudah berakhir akhir 2002. Namun Dinas P dan K Jateng memperpanjang enam bulan lagi, sampai Juni mendatang.

Sekda H Soedarmadji SH CN secara terpisah juga membantah dirinya memarahi Kepala Dinas Pendidikan Drs Bakri MSEd. ''Saya tidak pernah memanggil dan memarahi dia.'' (A2-13)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA