logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 23 Mei 2003 Ekonomi  
Line

SPBE Disarankan Buka saat Libur

SEMARANG-PT Pertamina Unit Pemasaran IV Jateng/DIY menyarankan Stasiun Pengisian Bulk (Gas) Elpiji (SPBE) tetap buka pada saat libur, terutama libur yang lebih dari satu hari. Itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kelangkaan.

''Laporan dari lapangan menyebutkan kesulitan pasokan elpiji karena SPBE tutup saat libur panjang, sedangkan permintaan masyarakat pada saat itu justru meningkat,'' ungkap I Gusti Bagus Wisnu, Kepala Humas Unit Pemasaran IV, kemarin.

Dia membantah tiga hari terakhir masyarakat kesulitan memperoleh elpiji karena kelangkaan pasokan.

Menurut dia, hal itu lebih disebabkan oleh faktor teknis transportasi dari masing-masing SPBE.

''Kalau stok, maka berapa pun Pertamina siap memenuhi. Tetapi kemarin pasokan sedikit karena distributor tidak mengambil ke Pertamina Cilacap dalam rentang waktu cukup lama,'' jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, pada hari libur Pertamina Cilacap yang memasok elpiji ke berbagai wilayah di Jawa tidak menutup kegiatan operasionalnya. Artinya, kalau pun ada hari libur maka pesanan tetap akan dilayani. Jadi tidak benar pada hari libur Pertamina tidak melayani Delivery Order (DO).

Diharapkan lewat imbauan SPBE tetap buka pada hari libur bisa meminimalisasi kesulitan pasokan. Namun, diakui Pertamina tidak berhak memaksa mereka agar tetap buka. Soalnya, itu menyangkut kebijakan masing-masing distributor.

Wisnu menegaskan sampai sekarang belum ditemukan indikasi ada permainan di tingkat distributor. Meski demikian pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Jika ada yang melakukan hal itu maka akan dikenai sanksi cukup berat.

Di Semarang, kata dia, saat ini ada 5 distributor yang melayani penjualan elpiji ke agen-agen dan pengecer. Harga di tingkat distributor untuk elpiji dan tabung 12 kg Rp 232.400 baja serta elpiji plus tabung 12 kg alumunium Rp 232.400.

Eko Riyono, karyawan bagian pemasaran PT Manggala Puri Sakti selaku distributor utama elpiji di Semarang mengatakan sejak kemarin pasokan sudah normal. Tak ada lagi penumpukan order dari para distributor dan agen.

''Pasokan dari Cilacap sudah kembali lancar dan permintaan agen bisa kami penuhi sehingga diharapkan dapat segera didistribusikan ke konsumen,'' jelasnya. (G2-53)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA