| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 14 Mei 2003 |
Dua Perampok Tewas Ditembak
SEMARANG- Dua dari empat anggota komplotan perampok yang beroperasi di sejumlah kota di Jawa dan Sumatera tewas ditembak anggota Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Poltabes. |
''Indahnya'' Wisuda di Genangan
KECERIAAN wisudawan dari Stimik-AKI terpancar jelas, Senin (13/5). Wisudawati-wisudawati bergincu tebal, bermata alis indah, rambut disisir rapi lengkap dengan hiasan konde serta mengenakan jarit dan sepatu berhak tinggi. Dalam polesan itu, lihatlah wajah-wajah yang ayu dan anggun. |
|
|
Sabtu, Sarasehan Budaya/Adat Jawa
SEMARANG - Berpijak dari pemikiran Sultan Agung yang memadukan budaya Islam dan Jawa, Yayasan Swagotra Jateng hari Sabtu (17/5) mengadakan sarasehan adat/budaya Jawa di RRI Semarang mulai pukul 09.00. |
Otak Perampokan di Bukitsari Divonis 7 Tahun
SEMARANG- Sumaryanto (43), terdakwa perampokan di rumah Tony Susilo, warga Jl Bukit Ganda Raya 2A, Perumahan Bukitsari, Selasa (13/5)divonis hukuman penjara tujuh tahun dipotong masa penahanan. |
|
|
Penggemarnya Pilih Tempat Sederhana
BAGI warga asli Semarang, makanan tahu pong sudah tidak asing lagi. Makanan khas kota ATLAS ini berasal dari kata tahu kopong (kosong, tidak ada isinya-red), agar mudah mengatakannya, orang kemudian menyingkatnya menjadi tahu pong. Selain lumpia, tahu pong yang sudah terkenal sejak tahun 1940-an juga menjadi makanan khas kota ini. |
''Silakan Tunjuk, Asal Aset Pemkot''
BALAI KOTA - Keinginan para pedagang grosir buah lantai II Pasar Yaik agar tetap bertahan di tempat lama tampaknya bakal mentok. Pasalnya, Pemerintah Kota tetap akan memisahkan antara grosir buah dan sayuran, dari ritel yang ada di kompleks Pasar Johar. |
|
|
Validasi di Jajaran Poltabes
SEMARANG - Validasi sekaligus pengukuhan 27 perwira di jajaran Poltabes akan dilaksanakan Rabu ini (14/5). Mereka adalah Kompol Asmadi yang semula menjabat Kabag Min menjadi Kasubbag Minops Bag Binops Roops Polda Jateng; Kompol Drs Achmad Yudi Suwarso SH MH yang sebelumnya Kapuskodalops menjadi Kabag Ops Poltabes. |
Melirik Daun Tanaman Berharga Jutaan Rupiah
HOBI memang mahal harganya. Namun tetap ada orang yang memburu sesuatu yang mahal itu semata-mata untuk mendapatkan kepuasan batin. |
|
Jalan Sehat Rotary Targetkan Masuk Muri
SEMARANG- Rotary Club Area X dan XI akan mengadakan jalan sehat. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menggalang dana bagi penuntasan program bebas polio. Menurut Ketua Panitia, Hadi Kumala kegiatan ini akan digelar Minggu (18/5) mendatang dengan mengambil lokasi start dan finish di Balai Kota. |
SDM Grafika Berkualitas Bisa Tarik Investor
SEMARANG -Ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dapat menjadi daya tarik bagi investor, khususnya di bidang industri grafika untuk menanamkan modalnya di provinsi ini. Sebab, dalam era pasar bebas Asean (AFTA) ini diperkirakan banyak investor yang masuk dengan membawa peralatan grafika yang teknologinya lebih maju. |
|
|
Tanah Mas Akan Dilayani Angkota
SEMARANG - Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang mendukung program Pemkot untuk melakukan peremajaan dan pengembangan pelayanan angkutan kota. Namun Dinas Perhubungan diminta melakukan pengkajian lebih matang tentang rencana itu. |
Telepon Umum Kini Ditinggalkan
SEMARANG -Mangkrak. Itulah nasib beberapa telepon umum di pinggir jalan yang tak terawat dan tak bisa dipakai lagi. Kerusakan itu dikarenakan tangan-tangan tak bertanggung jawab. ''Ada fandalisme. Telepon umum itu dirusak orang karena dulu menggunakan uang. |
|
|
Kesbang Linmas Siapkan Kader Pengaman Pemilu
BALAI KOTA- Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas) Kota Semarang mengadakan Latihan Kader Inti Linmas 2003. Latihan tahap pertama bagi tiga kecamatan, yakni Mijen, Ngaliyan, dan Gunungpati, di lapangan Jatisari, Mijen, Senin-Selasa (12-13/5). |
Dengan Bus Melayani Para Pasien
PASANGAN suami-istri, HM Edy Sunarso dan Hj Siti Rochmah, kini tidak hanya melayani penyembuhan patah tulang tanpa operasi. Mereka kini mengoperasikan bus ber-AC, yaitu bus Ananda, untuk melayani pengguna jasa angkutan. Bus berkapasitas 27 orang itu dilengkapi teve, video, karaoke, dan disewakan untuk acara apa saja. |
|
|
Rotary Club Semarang Vakum 13 Tahun, Persaudaraan Tetap Kental ROTARY Semarang dibentuk pada 1930, tiga tahun setelah Rotary Club Indonesia didirikan pertama kali di Yogyakarta. Dengan demikian Rotary di Semarang termasuk salah satu dari 17 Rotary Club yang ada di Indonesia setelah Perang Dunia II. Saat diresmikan, Rotary Semarang memiliki 25 anggota sebagai charter member (sebutan bagi para anggota Rotary yang tercatat saat sebuah klub diresmikan). |
Banyak Orang Tua Kehilangan Kreativitas
SEMARANG - Kecenderungan orang tua modern melakukan kegiatan konsumer sebagai alat komunikasi dengan anak tidak jelek. Tetapi jika ditonjolkan, jadinya sama saja menyerahkan tanggung jawab pembentukan karakter anak pada mekanisme pasar. Demikian dikatakan oleh Mensos Bachtiar Chamsyah sebagai pembicara kunci dalam Konferensi Ke -15 Womens International Club (WIC) di hotel Patra Jasa belum lama ini. |
|
|
Ketika Felice Merangkul Bridal
SEMARANG-Mulai hari ini, Rabu (14/ 5), pukul 10.00, hingga 18 Mei, Felice Jewellery bakal merangkul para pengusaha wedding untuk berpameran di Borobudur Ballroom Hotel Graha Santika. Felice akan menggelar karya-karya terbaru, terutama perhiasan berbahan titanium yang antigores, sedangkan pengusaha bridal menawarkan rancangan gaun terkini. |
Fraksi FKB Pertanyakan Dana SDLB
UNGARAN- Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Semarang, mempertanyakan proyek bantuan makan anak asrama Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Ungaran dan Ambarawa. Fraksi menduga, pemberian dana bantuan sebesar Rp 60 juta oleh Pemkab tersebut manipulatif. |
|
|
Mayat di Rel, Diduga Korban Pembunuhan
KENDAL- Sesosok mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya dan tubuhnya ditemukan secara terpisah di beberapa bagian, Minggu (11/5) pagi, di sekitar rel kereta api (KA) Desa Dampalrejo, Kecamatan Ngampel dan Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum, Kendal, diduga korban pembunuhan. Asumsi ini tersimpul berdasar keterangan yang dihimpun dari beberapa saksi. |
Soal Penjarahan di Shopping Centre Pemilik Bangunan Akan Lapor ke Polisi SALATIGA - Lima pemilik bangunan di Shopping Centre Jalan Jenderal Soedirman Salatiga akan melaporkan penjarahan ke polisi. Sebab, hingga sekarang mereka masih sebagai pemilik sah fisik bangunan tersebut. ''Sedikitnya kami akan melaporkan tindak pidana pencurian dan perusakan bangunan milik orang lain terhadap para pelaku,'' kata kuasa hukum mereka, Budi Sutrisno SH, kepada Suara Merdeka, Selasa (13/5). |
|
|
Belum Ada Kejelasan Dana Perbaikan Jalan
GROBOGAN - Bantuan ADB Loan Rp 74 miliar untuk perbaikan jalan Purwodadi-Semarang dan Purwodadi-Wirosari di Grobogan pada tahun anggaran 2003 dipertanyakan pengguna jalan. Sebab sampai kemarin bantuan itu belum jelas ada atau tidak. Bahkan Dinas PU Bina Marga Jateng juga mengaku belum mendapat kejelasan dari Menkimpraswil mengenai jadi tidaknya proyek tersebut. |
Guru Bantu Lima Bulan Tak Terima Gaji
SALATIGA - Tujuh guru bantu sementara di wilayah Kota Salatiga, selama lima bulan terakhir ini belum menerima gaji sebesar Rp 500.000/bulan tiap orang. Dana gaji mereka berasal dari Bank Dunia. ''Para guru itu terakhir kali menerima gaji sekitar November 2002 lalu. Namun, hingga sekarang belum pernah menerimanya lagi,'' kata Ketua Forum Guru Tidak Tetap (Forgap) Salatiga HM Safuan kepada Suara Merdeka, Selasa (13/5). |
|
|
Pondok Penampung Korban Kerusuhan
SENIN (12/5) siang sekitar pukul 10.30. Sebanyak 57 anak-anak berusia antara 13 dan 16 tahun, terlihat tekun belajar di dua buah ruang kelas di Pondok Yatim Piatu ''Darma Lestari'' Pulutan Sidorejo Kota Salatiga. |
Pelat Hitam Merebak Awak Angkutan Mengadu ke Bupati UNGARAN- Para pengusaha dan awak angkutan jurusan Kopeng-Magelang, mengeluhkan merebaknya angkutan pelat hitam. Mereka mengeluh, karena jumlah kendaraan tidak resmi itu sudah melebihi kendaraan resmi. |
|
Gedung DPRD Demak Sepi
DEMAK- Empat puluh dua anggota DPRD Demak dan 20 eksekutif Pemkab Demak, Minggu (11/5), bertolak ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Keberadaan mereka selama 11-14 Mei ini untuk melakukan studi banding dalam rangka otonomi daerah dan peningkatan PAD. |
||