logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 14 Mei 2003 Sala  
Line

RSPD Boyolali Mulai Kunjungi Pendengar

SETELAH hampir satu tahun tak mengunjungi para pendengar, Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Boyolali kini mengudara lagi. Sejak 28 April radio itu menguji coba siaran pukul 08.00 -11.00. Uji siaran akan berlangsung sampai akhir bulan ini dan diharapkan awal Juni mengudara tanpa henti 24 jam.

Akhir Mei 2001 RSPD di Jalan Protokol bekerja sama dengan CV Moderat untuk bersaing dengan radio swasta. Setidaknya gaung siarannya didengar sampai di pelosok desa, bahkan menembus luar daerah Boyolali. Sejak menjalin kerja sama, nama RSPD diganti menjadi RSPD Mop Moderat Promotion.

Namun kenyataan dalam perjalanan tidak seperti harapan. Pemerintah dan pihak ketiga terlibat masalah sehingga untuk sementara radio itu tidak mengudara.

Kini pemerintah pun berpikir untuk menghidupkan kembali radio itu tanpa melibatkan pihak ketiga. Dengan kata lain, mengelola sendiri.

Kepala Kantor Informasi, Komunikasi, dan Kehumasan Kristiana Purwanti mengatakan, upaya menghidupkan kembali radio itu sudah cukup lama direncanakan.

Namun karena permasalahan dengan pihak ketiga belum tuntas, realisasi molor dan baru akhir April siaran uji coba.

Dalam penghidupan kembali RSPD yang dikelola sendiri, kata dia, ada kucuran dana ari APBD Rp 35 juta untuk perbaikan pemancar. Biaya itu akan ditambah bertahap. Sebab, harus ada pembenahan ruangan, honor penyiar, dan lain-lain. ''Sebelum mendapat pemasukan melalui iklan, kami harus mengeluarkan biaya.''

Tiga Alternatif

Dalam perekrutan penyiar ada tiga alternatif, yang akan dimintakan persetujuan Bupati. Pertama, mengambil staf kantornya. Kedua, merekrut PNS beberapa instansi. Ketiga, menerima pegawai tidak tetap. Sejauh ini Bupati belum menentukan pilihan.

Karena masih uji siaran, radio itu selama ini belum menyentuh hal yang bersifat komersial.

Materi uji siaran baru menyentuh masalah kesehatan, agama, pendidikan, dan kewanitaan. Sesekali ada selingan hiburan musik dangdut, pop, keroncong, dan musik lain.

Frekuensi atau gelombang tetap seperti semula, AM 765 KHz. Peningkatan ke FM masih berupa wacana. Yang terpenting, upaya penghidupan kembali berlangsung sukses. Setelah itu baru menyentuh peningkatan frekuensi.

Setelah mengudara tanpa henti 24 jam, RSPD akan melayani permintaan masyarakat. Misalnya, pilihan pendengar dan wawancara interaktif.

Untuk mengetahui seberapa jauh persiapan radio itu untuk mengunjungi pendengar, Bupati H Djaka Srijanta belum lama ini berkunjung ke RSPD. (Suti Harjoyo-78g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA