logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 14 Mei 2003 Sala  
Line

Satpam Wanita Lebih Luwes

ADA pemandangan menarik saat tes wawancara calon satpam di Pendapa Graha Satya Praja, Sukoharjo, kemarin. Di antara 50 peserta yang didominasi kaum pria ada dua wanita.

Tak aneh, bila Susilowati (33) dan Irna (36) jadi sorotan. Ada sebagian peserta menganggap profesi satpam tak cocok bagi wanita. Namun mereka membantah anggapan itu. Alasan mereka, wanita satpam lebih luwes bertindak.

''Mengapa dipermasalahkan? Apakah aneh wanita seperti saya melamar jadi satpam?'' ujar Susilowati.

Warga Combongan, Sukoharjo, itu menuturkan sejak awal bercita-cita bekerja di bagian pengawasan. ''Cita-cita saya semula menjadi polisi.''

Sayang, cita-cita itu kandas karena dia tidak memiliki biaya. Pendapatan orang tuanya yang pas-pasan tidak cukup untuk membiayai dia dan saudaranya.

''Akhirnya saya mengalah, tidak melanjutkan sekolah. Saya kemudian bekerja di pabrik untuk membantu orang tua,'' tutur ibu dua anak itu.

Seiring perjalanan waktu, dia membelokkan cita-cita menjadi satpam. Dia pun ingin mengikuti pendidikan satpam di Mapolwil Surakarta. Namun keinginan itu kandas karena pendidikan satpam hanya diperuntukkan bagi orang yang telah bekerja.

''Harus ada rekomendasi dari perusahaan tempat bekerja. Padahal, saya belum menjadi satpam,'' kata dia.

Tanpa Koneksi

Saat ditanya apakah memiliki koneksi orang pemerintah, dia menggeleng. ''Nggak ada. Ah, mudah-mudahan saja saya lulus seleksi,'' kata dia penuh harap.

Adapun Irna, warga Tambak, Kecamatan Grogol, mengaku menjadi satpam adalah pilihan kedua. Sejak kecil dia ingin mengabdi menjadi polisi. Alasan dia sederhana. Memakai baju seragam akan tampak gagah dan anggun. Toh dia gagal menggapi cita-cita karena harus mengalah pada sang adik yang membutuhkan biaya sekolah.

''Saya lalu bekerja di pabrik plastik sebagai mandor,'' ucap dia.Setelah menikah dia memutuskan keluar untuk mengasuh anak. Setelah anaknya masuk SD, waktu luangnya terbuang percuma. Mendengar ada informasi lowongan satpam di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, berbekal dorongan sang suami, dia memutuskan melamar.

''Suami saya juga menjadi satpam di sebuah perusahaan swasta. Mudah-mudahan saya lulus seleksi,'' ujar Irna. (Joko Murdowo-78g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA