
| Rabu, 14 Mei 2003 | Olahraga |
Firman Sukmono Dicoba dalam Pola 5-4-1SEMARANG-Dalam dua musim terakhir, nama Firman Sukono tenggelam. Namun menjelang persiapan melawan Persik Kediri, dirinya diplot sebagai pemain inti dalam peragaan format 5-4-1 dan 4-5-1 saat latihan kemarin sore. Karyawan Pemkot Semarang tersebut akan dipercaya menggantikan peran Bambang Harsoyo, yang terkena akumulasi dua kartu kuning. Dengan formasi demikian, kemungkinan rencana menempatkan Agung sebagai bek sayap kiri dan Heri Ismanto sebagai bek sayap kanan akan batal. Pemain yang biasa dipanggil Mono itu akhir-akhir ini dipandang menunjukkan kemajuan. "Mono mempunyai jam terbang yang cukup. Akhir-akhir ini dia telah memperlihatkan kemajuan yang cukup baik, sehingga tidak ada salahnya kalau dia akan saya coba saat tampil di Kediri nanti," ujar pelatih Daniel Roekito, seusai latihan. Spesialis bek kiri di tim Mahesa Jenar itu pada KLI VIII namanya tenggelam, seiring hadirnya Alexander Polalo, yang kini hijrah ke Persija. Pada KLI IX sekarang, dia kalah bersaing dengan Bambang Harsoyo. Tak pelak lagi namanya tidak pernah disebut-sebut oleh penonton. Absennya Bambang kali ini merupakan kesempatan untuk membuktikan dirinya masih pantas diperhitungkan. Apalagi saat berhadapan dengan Persik, PSIS akan lebih berkonsentrasi pada sektor pertahanan. "Seperti yang Anda lihat tadi, pola 5-4-1 kemudian berubah menjadi 4-5-1, Mono kami anggap lebih pas dengan pola ini. Ketika tim menyerang, kami akan menggunakan tiga striker, Lopez, Djibril, dan Indriyanto Nugroho." Pablo Cedera Peragaan kemarin sebenarnya belum memperlihatkan jelas pemain-pemain yang bakal diturunkan sebagai starter di Stadion Brawijaya Kediri, 22/5 mendatang. Di bawah mistar, tampil Agus Murod Alfarizi yang beberapa menit kemudian diganti oleh I Komang Putra. Pada posisi libero-stopper-, juga tidak terlihat Wasis Purwoko, yang tidak ikut latihan karena bersamaan dengan kelahiran putra pertamanya. Perannya digantikan oleh Idrus Gunawan, didampingi oleh Eko Purjianto dan Bonggo Pribadi, yang merupakan susunan lini pertahanan saat PSIS menang 3-1 atas Barito Putra. "Kali ini baru peragaan awal, masih perlu pemantapan lagi. Agus Murod juga kami coba untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi, sehingga formasi seperti ini masih bisa berubah," tandasnya. (C16-22t) Ayo PSISLEWAT rubrik ini, Anda bisa mengekspresikan dukungan kepada PSIS. Yang ingin menyampaikan aspirasinya silakan mengirim lewat faksimile (024) 8410717 Jaga Kekompakan Tim PERTAHANKAN kekompakan tim dan komunikasi antarpemain. Jangan bermain individual. Gol terjadi bukan karena peran satu orang, tetapi berkat kerja sama. Selamat atas kemenangannya. Target curi poin di partai away nanti harus jadi kenyataan. (Iwan, Andi, Udin, Gembel, Koko, Panser Koprus Sriwijaya) .
PSIS Maju Terus KALAH dari Petrokimia 1-3 telah ditebus dengan keberhasilan mengalahkan tim Barito Putra3-1. Impas sudah utang PSIS. Maju terus PSIS, semoga selalu jaya. (Narto, Panser Mania)
Djibril seperti Alexander Freeman PENAMPILAN Djibril mengingatkan saya pada the play maker tim PSIS Divisi I, Alexander Freeman. Semoga Djibril bisa menutup kebutuhan tim sebagai play maker andalan di PSIS. Bravo PSIS, semoga kau menjadi scudetto! (Susanto, Cah Karangroto)
Jangan Diubah Lagi SUSUNAN pemain seperti Minggu lalu jangan diubah lagi. Biar Djibril dan Lopez sebagai second striker. I love Lopez and Djibril. (Gogon, Cah Karangayu)
Menang karena Tim Lawan Buruk JANGAN bangga dulu kalau menang. Tim tamu bermain jelek, jadi wajar kalau PSIS menang. (Nurcahyo, Kendal)(G5-22k) |