logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 14 Mei 2003 Berita Utama  
Line

Hamzah Tak Menolak Dicalonkan Lagi

JAKARTA-Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz menyatakan tidak akan ikut meramaikan perebutan kursi ketua umum partai pada Muktamar PPP 20 Mei mendatang. Namun, dia tidak akan menolak, jika Muktamar akhirnya meminta dirinya kembali tampil memimpin partai berlambang Kakbah itu.

Sikap itu dikemukakan Hamzah seusai membuka Muktamar II Generasi Pembangunan Indonesia (GPI) di Hotel Patrajasa, Banten, Selasa (13/5). Hamzah mengatakan, siapa yang akan dipilih menjadi Ketua Umum PPP untuk periode lima tahun mendatang, diserahkan sepenuhnya pada peserta Muktamar PPP ke-5 pekan depan.

Ia sendiri tidak akan ikut meramaikan pencalonan.

"Semua saya serahkan kepada Muktamar. Karena itu, kalau ada pemilihan saya sudah tidak ikut. Formatur saya juga tidak ikut, silakan teman-teman," katanya.

Meski tidak ikut memperebutkan kursi ketua umum, Hamzah menyatakan akan mengikuti apa pun keputusan Muktamar, termasuk kalau memintanya duduk kembali memimpin partai. "Kalau memang itu kemauan peserta, apa boleh buat. Tetapi sekarang saya membuka kesempatan kepada teman-teman yang lain," tandasnya.

Hamzah tidak keberatan dengan majunya tokoh senior PPP yang kini duduk sebagai mensos, Bachtiar Chamsyah, sebagai calon ketua umum. Menurut dia, itu merupakan wacana demokrasi yang bagus.

Dia tidak sependapat jika karena itu PPP dianggap sebagai partainya orang tua.

Hamzah bahkan mengusulkan porsi 60-70% dalam komposisi kepengurusan PPP mendatang diisi generasi muda. Alasannya, tantangan PPP ke depan sungguh sangat berat.

"Saya sudah mengantarkan partai pada tingkat yang terhormat sekarang ini. Saya khawatir kalau jadi antiklimaks. Tetapi saya berpesan kepada teman-teman, mari kita bangun bersama. Kalau meminta saya (maju lagi-Red), ya saya sami'na wa-atha'na (patuh)."

Masih Perlu

Semakin mendekatnya pelaksanaan Muktamar PPP pada 20 Mei, kini suara dari kalangan pendukung Hamzah Haz bermunculan. Ketua DPW PPP Kalimantan Barat Uray Faisal Hamid mengatakan, Hamzah Haz masih perlu dipertahankan sebagai Ketua Umum PPP, karena dia sangat efektif untuk mendulang dukungan pada pemilu mendatang. "Bagaimanapun rakyat di daerah sangat berbangga pada kadernya yang menempati posisi RI-2," katanya.

Ditanya, apakah Hamzah nanti juga akan dicalonkan menjadi capres PPP, Uray Faisal Hamid secara diplomatis mengatakan, untuk saat ini kader PPP yang pantas jadi capres hanya dia. "Tidak ada yang lain. Hamzah satu-satunya orang PPP yang pantas dicalonkan jadi presiden," ujarnya. (A20,nas-64k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA