
| Rabu, 14 Mei 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Melirik Daun Tanaman Berharga Jutaan Rupiah
HOBI memang mahal harganya. Namun tetap ada orang yang memburu sesuatu yang mahal itu semata-mata untuk mendapatkan kepuasan batin. Dan, lewat Flora Fauna dan Garden Expo 2003 di Java Supermall, sejumlah pecinta dan pengusaha tanaman serta binatang mencoba menawarkan berbagai bentuk ''kepuasan'' kepada masyarakat. Tanaman hias, anggrek, mebel, dan berbagai binatang langka, dan ikan hias yang digelar di tempat tersebut bukan hanya pajangan. Kalau Anda berminat bisa merogoh kantong dan membawa pulang barang yang diinginkan. Jangan melihat harganya. Peserta mencoba menawarkan harga bervariasi, untuk menengah ke bawah sampai yang berharga mahal. Lihat saja stan Hanawati dari Bandungan. Dari sejumlah tanaman hias yang ditata rapi di rak ataupun lantai, ada satu yang menarik perhatian pengunjung, yakni aglaonema Adelia Angelina. Bukan bermaksud melebih-lebihkan, namun bila Anda tidak menyenangi tanaman hias, tahan dulu niat untuk memilikinya. ''Harga tanaman ini dihitung per lembar daun,'' kata Hanawati. Satu lembar daun antara Rp 150.00 dan Rp 200.000. Patokan tersebut untuk harga tanaman kelas dua. Yang paling bagus harga per lembar bisa mencapai jutaan rupiah, namun tetap ada orang yang memburunya. Untuk menambah variasi tanaman hias ada stan Hedera Nursery dan Gardening. Di tempat tersebut ada bermacam-macam tanaman yang dibuat mini. Bila kurang senang dengan tanaman hias, ada beberapa stan menawarkan anggrek. Contohnya, stan milik Candi Orchids. Tersedia berbagai dendrobium bunga melintir atau yang bulat. Jenis Phalaenopsis (anggrek bulan) pun tersedia di sana. Bila ingin menambah koleksi anggrek, bisa singgah di stan Green Leaves Orchids. Di tempat itu terpajang berbagai jenis vanda, anggrek bulan, serta bibit dalam botol. Soal harga bervariasi, tergantung dari jenis, warna bunga, atau pun kelangkaannya. Tetapi, melihat flora fauna dan garden expo 2003 belum lengkap bila tidak melihat aneka adenimum, cactus, serta sekulen. Ada dua stan, Gama Cactus dan Venita, mencoba menggelitik mata pengunjung. Rak-rak yang ditata rapi dipenuhi dengan tanaman tropis itu. Ada juga stan yang menawarkan tanaman air, seperti yang dipajang di stan Ira Galeria Tanaman. Sementara Ridho Akas Art menawarkan paket taman mini yang setiap saat bisa dipindah-pindah. Menurut Ketua panitia Ny Indayanti, flora fauna dan garden 2003 dilaksanakan berkaitan dengan ulang tahun Asosiasi Pengusaha dan Petani Flora Indonesia (Aspeni) DPD Jateng. Kegiatan yang bekerja sama dengan Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) itu diikuti 36 stan. Selain tanaman buah serta hias, anggrek, ada juga stan ikan louhan dan mebel. Expo berlangsung sampai Minggu (18/5). (Nugroho Dwiadhiseno-45) Serba-serbi Flora Fauna & Garden Expo 2003 Java Supermall Semarang 13 Mei s/d 18 Mei 2003 Taman di Aquarium Jadi Perhatian
MEMBUAT tanaman di halaman rumah tentu sudah biasa. Akan terasa lain bila taman dihadirkan di dalam aquarium. Salah satunya yang ditawarkan Ira Galeria Tanaman. Di dalam dua aquarium di stan tersebut, dipajang berbagai jenis tanaman air yang ditata rapi. Informasi di Jalan Suyudono 126/146. (D7-45)
Anggrek Masih Jadi Primadona
ANGGREK masih menjadi primadona para pecinta tanaman. Dua stan yang menyediakan berbagai jenis anggrek, Candi Orchids dan Green Leaves Orchids, selalu dipenuhi pengunjung. Ada yang sekadar bertanya tentang cara perawatan. ''Anggrek masih jadi primadona,'' kata Ari, pengelola Candi Orchids. (D7-45) |