
| Rabu, 14 Mei 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Gedung DPRD Demak Sepi
DEMAK- Empat puluh dua anggota DPRD Demak dan 20 eksekutif Pemkab Demak, Minggu (11/5), bertolak ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Keberadaan mereka selama 11-14 Mei ini untuk melakukan studi banding dalam rangka otonomi daerah dan peningkatan PAD.
Namun ada dua anggota Dewan lainnya yang terpaksa tak dapat ikut perjalanan dinas ini. Mereka adalah Ketua Fraksi Pembaharuan DPRD H Amrullah Jazeri karena sakit dan dirawat di RS Mardirahayu Kudus, dan Abdul Manan SAg yang tidak diperkenankan oleh partainya karena sesuatu hal.
Anggota Fraksi Pembaharuan DPRD Demak Awal TS Budiharsono SH menjelaskan, menurut rencana rombongan Dewan dan eksekutif ini akan mengunjungi lokasi pendulangan dan penggosokan batu intan, serta pusat penjualan permata di Martapura. Selain itu, mereka juga melihat dari dekat keberadaan pasar terapung di atas perahu.
''Di Banjarmasin, kami juga ingin tahu berapa kontribusi APBD Pemkot Banjarmasin dalam mencapai perkembangan ekonomi kerakyatan disana.'' Termasuk didalamnya aspek pembentukan hukum. Dalam hal ini perda sebagai landasan operasional dalam pelaksanaan otonomi daerah. ''Hal ini bisa dilihat perda apa saja yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Banjarmasin. Kami sekaligus akan tahu prioritas program apa yang ditetapkan untuk mengangkat PAD Pemkot Banjarmasin ini,'' jelas Awal yang juga wakil PAN di DPRD Demak. Disamping itu, Dewan ingin mengetahui terobosan dan inovasi apa dalam menyikapi potensi daerah di sana. Sebab, pada masa transisi otonomi daerah saat ini, daerah perlu ada upaya untuk regulasi atau pengaturan bagi pengembangan potensi daerah. Karena itulah, pentingnya kunjungan kerja sejumlah anggota Dewan dan eksekutif untuk menjajaki kemampuan daerah lain. Ikut dalam rombongan ke Banjarmasin, yakni Ketua DPRD Demak KH Nurul Huda MA beserta pimpinan Dewan, Sekda Drs H Tafta Zani MM, Kepala Dipenda Drs Sunaryo Sulkhan, Drs Laksmono (Bawasda), Prayitno (Koperasi), dr Hestu Waluyo (RSU Sunan Kalijaga), dr Budi Supriyatna (DKK Demak), Agus Supriyanto (Kabag Pemerintahan), Ahmad Nur Wahyudi (Kabag Hukum), Ir Muhammad Yusuf (Pertanian), dan Ir Maryono (PDAM). Selain itu Sekretariat Dewan (Sekwan) Drs Heru Susilo MSi dan delapan orang stafnya. Tak heran jika selama empat hari ini suasana kantor Setwan terlihat sepi. (F2-73) |