logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 14 Mei 2003 Ekonomi  
Line

Bisnis Eceran Masih Berpeluang

SEMARANG-Kendati persaingannya dari tahun ke tahun makin ketat, peluang pasar bisnis eceran di Semarang dinilai masih cukup besar, dan memiliki prospek ke depan yang baik. Demikian diungkapkan General Manager (GM) Ada Pasar Swalayan Helen Moelyono dalam acara pengundian kupon Ada Undian Berhadiah periode pertama (Januari-April) di Ada Setiabudi Semarang, kemarin. .

''Persaingan bisnis eceran di Semarang sekarang ini memang makin ketat, terutama dengan masih lemahnya daya beli masyarakat, dan terus melambungnya harga-harga barang termasuk bahan kebutuhan pokok. Namun demikian, daari segi bisnis sektor ini masih tetap memiliki prospek ke depan yang baik,'' jelasnya didampingi Store Manager Ada Setiabudi Handono.

Untuk mengantisipasi ketatnya persaingan pasar, tambah dia, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya dengan menerapkan konsep one stop services bagi masyarakat yang ingin berbelanja di Ada. ''Semua toko kami nantinya tidak hanya nyaman untuk berbelanja, tetapi juga bisa menjadi alternatif tempat rekreasi,'' jelasnya.

Mewujudkan konsep tersebut, kata dia, toko Ada di Siliwangi yang saat ini sedang dalam tahap perluasan area nantinya juga akan dilengkapi dengan arena bermain dan pujasera. ''Saat ini, Ada Siliwangi sudah memasuki tahap kedua dari proyek perluasan toko, dan kami harapkan Oktober mendatang sudah selesai serta bisa melayani masyarakat dengan maksimal.''

Menurutnya, dengan perluasan tersebut Ada Siliwangi nantinya menempati areal seluas 15.000 m3, padahal sebelumnya hanya 2.000 m3. ''Dengan areal yang lebih luas, di sana tidak hanya akan melayani pembelian eceran tapi juga grosir, seperti halnya di Setiabudi'' jelasnya.

Pemenang Undian

Di pihak lain, Helen juga mengatakan, untuk menarik minat pembeli pihaknya juga terus berupaya meningkatkan jumlah dan jenis hadiah yang ditawarklan dalam program Ada undian berhadiah. ''Tahun ini, kami menyediakan 1.623 hadiah yang akan diundi dalam tiga periode dengan hadiah utama tiga Suzuki Karimun. Tahun sebelumnya hanya 1.173 hadiah.''

Melalui program berhadiah tersebut, ia menilai cukup efektif untuk menggenjot penjualannya. Hal itu terbukti selama empat bulan pertama tahun ini, penjualannya naik 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama. Padahal saat ini kondisi daya beli masyarakat masih belum pulih benar, dan harga-harga barang juga terus melonjak akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik (TDL), dan telepon.

Sementara dari hasil pengundian tersebut, hadiah utama Suzuki Karimun dimenangkan Esti Adi warga Jl Lempongsari No 318 Semarang. Kemudian 10 hadiah kedua berupa sepeda motor Honda Legenda masing-masing dimenangkan Joko Suyanto (Kp Sikluwing Asri Rt 02/1 No 6), Titik Eka M (Jl Puri III/4 Puriasri Perdana Banyumanik), Safitri H (Telaga 6-71 Puskopkar Pudak Payung), RA Emmy Shinta M (Kaliwiru III/4A), Prayitno (Subali Makam Rt 01/II Semarang), Monita Dwi K (Nugroho Raya No 52 Ungaran), Unul Fatimah ( Jl Banteng IV/4), Aryo Jati K (Kyai Mojo Komp PLN 6), Supardi (Tirto Agung 53), dan Hartotarunodjojo (Kanfer Raya U/5 Banyumanik).(B4-69)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA