logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Mei 2003 Sala & Sekitarnya  
Line

Rumah Susun Begalon Jalan Terus

KOTA- Rencana Pemkot Surakarta membangun rumah susun (rusun) pertama di Solo di bekas makam Begalon, Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan dipastikan jalan terus.

Rencananya rusun itu diresmikan Desember mendatang. Meski Pemkot telah membentuk tim, sosialisasi pada warga belum dilakukan.

Alasannya, masih menunggu tim sosialisasi pusat dari Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah (Depkimpraswil).

''Sosialisasi pada warga dilakukan menunggu tim sosialisasi dari pusat. Sebab, pembangunan fisik rusun sepenuhnya dilakukan oleh tim tersebut. Jadi mereka yang mengetahui secara pasti,'' ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Surakarta Sundjojo kepada Suara Merdeka, Senin (6/5) kemarin di kantornya.

Kepastian waktu sosialisasi dari tim sosialisasi dan Pemkot itu juga belum bisa dipastikan waktunya.

Pihaknya sedang mengajukan permohonan kedatangan tim sosialisasi pusat, tapi belum mendapat jawaban pasti.

''Bila sudah ada jawaban pasti, secepatnya akan disosialisasikan ke warga,'' ungkap dia.

Seperti diwartakan, Pemkot merencanakan untuk menata permukiman, antara lain dengan membangun rusun di bekas makam Begalon untuk 55 keluarga.

Kasubdin Bina Program DPU Sri Adyaksa mengemukakan, waktu itu pembangunan rusun merupakan usulan warga.

Namun rencana pembangunan rusun empat lantai oleh Pemkot itu pernah mendapat reaksi dari warga penghuni bekas makam Begalon di RT 5 RW 3, Kelurahan Panularan.

Alasan warga bermacam-macam. Sebagian tak ingin rumahnya yang telah permanen dirobohkan dan diganti dengan rusun, sebagian lain keberatan dengan sistem sewa.

Sundjojo mengemukakan, rusun itu akan dibangun dengan dana Depkimpraswil Rp 6,3 miliar dan dana pendamping dari Pemkot Rp 700 juta. Pembangunan fisiknya sepenuhnya tanggung jawab Depkimpraswil.

Pemkot kebagian membangun sarana dan fasilitas umum seperti jalan di dekat rusun dan tamannya.

''Rencana rusun itu tetap jalan terus. Dananya telah ada sehingga pembangunan telah jalan terus. Saya memang mendengar warga telah setuju. Mereka menunggu sosialisasi,'' imbuh dia.(G18-51j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA