
| Selasa, 6 Mei 2003 | Olahraga |
Zidane Diuji Pavel NedvedMADRID- Semifinal seri pertama Liga Champions Eropa antara tuan rumah Real Madrid (Spanyol) dan Juventus (Italia) boleh dibilang sebagai duel tim dengan agresivitas tinggi melawan klub yang mengandalkan pertahanan gerendel (catenaccio). Real melaju berkat kombinasi serangannya yang luar biasa. Sementara itu Juve bisa bertahan berkat permainan kolektif dan lini belakang yang benar-benar solid. "Kami akan tampil beda pada saat menghadapi Juve," ujar bintang Real, Zinedine Zidane, setelah klubnya dipermalukan Real Mallorca 1-5 dalam partai liga, Sabtu lalu. Nama besar Zidane memang menjadi jaminan mutu, selain Ronaldo, Luis Figo, dan Roberto Carlos. Pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, Rabu dini hari WIB nanti, El Real mempunyai beberapa keuntungan. Zidane dan kawan-kawan akan mendapat dukungan penuh dari penonton yang siap memadati stadion. Kecuali Raul Gonzalez, pelatih Vicente del Bosque bisa menurunkan komposisi pemain terbaik. Di lini depan, tempat Raul bakal diisi Guti yang melapis Ronaldo. Dan, Ronaldo akan sangat berbahaya bila diberi ruang untuk bergerak. Di lapangan tengah, peran Figo dan Zidane sangat penting. Figo akan terus merangsek dari sektor sayap kanan. Zidane menjadi gelandang penyeimbang yang diberi kebebasan bergerak untuk mengisi ruang kosong. Sangat menarik menunggu pertarungan antara Zidane dan bintang Juve, Pavel Nedved. Begitu Zidane meninggalkan Juve, ternyata Nedved mampu menggantikannya. Bahkan, pemain Ceko itu tampil lebih konsisten. Jantung Pertahanan Jantung pertahanan Real merupakan titik terlemah. Kombinasi Fernando Hierro dan Ivan Helguera mulai menurun. Hierro sudah lamban, sedangkan Helguera kadang-kadang terlalu bernafsu, sehingga membuat kesalahan yang tak perlu. Namun dua bek sayap pasukan Del Bosque bisa diandalkan, terutama Roberto Carlos. Pemain dari Brasil ini mempunyai giringan bola menawan dan tendangan kaki kiri mematikan. "Lini belakang harus lebih waspada. Kami kebobolan terlalu banyak belakangan ini," ungkap Del Bosque. Dari lima pertandingan terakhir, Zidane cs kebobolan 15 gol. Kecepatan Hierro memang menjadi titik lemah. Akan tetapi Juve tak bisa full team. Tiga pemain pilar, bek tengah Paolo Montero dan dua gelandang, Edgar Davids serta Alessio Tacchinardi, harus absen lantaran menjalani hukuman. Pelatih Marcello Lippi kemungkinan memasukkan Mark Iuliano untuk menggantikan Montero. Sementara itu tempat Davids dan Tacchinardi diisi Antonio Conte dan Igor Tudor. "Kekalahan Real 1-5 itu tak bisa dijadikan ukuran. Mereka tim hebat yang akan siap untuk menghadapi pertandingan penting," ujar Marcello Lippi. Pelatih AS Roma yang pernah menukangi Real, Fabio Capello memperkirakan Juve bisa menjadi lawan paling sulit bagi pasukan Del Bosque. Jika Juve bermain sedikit lebih defensif dan menekan balik pada saat yang tepat, lanjut dia, serbuan-serbuan Real akan menjadi bumerang. Lippi mengakui tak mau menerapkan sepakbola negatif. Dia tampaknya lebih suka bermain normal dengan mengandalkan pertahanan rapat. (rtr,A7-59j) |