
| Selasa, 6 Mei 2003 | Berita Utama |
Amien: Polemik Inul Terlalu Dibesar-besarkanJAKARTA - Panasnya polemik tentang goyang ngebor-nya artis dangdut Inul Darastita ternyata mampu membuat Ketua MPR Amien Rais berkomentar. Bahkan, dia mengeluarkan "fatwa" bahwa kasus artis dangdut tersebut hanyalah persoalan biasa. "Permasalahan Inul itu semestinya tak dibesar-besarkan, tetapi ditempatkan secara proporsional saja," kata Amien Rais di Jakarta, Senin (5/5), menjawab pertanyaan wartawan seputar polemik Inul Daratista. Amien yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) menyayangkan terjadinya polemik berkepanjangan kasus Inul. Ia mengkhawatirkan porsi Inul menyita perhatian yang lebih besar ketimbang persoalan-persoalan besar lainnya yang sedang dihadapi bangsa dan negara ini. "Sebagai anak bangsa saya sedikit heran, karena akhir-akhir ini orang lebih repot mempersoalkan Inul ketimbang masalah berat yang dihadapi bangsa Indonesia," ujarnya. Sebulan belakangan, berbagai kalangan termasuk mantan presiden Abdurrahman Wahid, kalangan politikus, kelompok artis dan seniman, bahkan suami Persiden, Taufik Kiemas, dibuat sibuk dalam masalah goyang ngebor Inul. Persoalan Inul juga diwarnai dengan sejumlah aksi demo yang menentang pelarangan Inul tampil di depan publik dan televisi. Polemik Inul berawal dari pertemuannya dengan Rhoma Irama. Rhoma mengeluarkan "fatwa" yang menyebutkan goyang Inul merendahkan martabat musik dangdut. Menurut Amien, apabila masalah Inul justru sampai melupakan penyelesaian persoalan berat yang sedang dihadapi bangsa, seperti soal GAM, pemulihan ekonomi, kontrak IMF dan sebagainya, akan ada yang menganggap bangsa ini aneh. "Kalau masalah Inul sampai melupakan masalah bangsa lainnya, kita semua akan menjadikan bangsa ini hanya lucu-lucuan," tandasnya. Amien pun mengimbau masyarakat agar tidak memperpanjang lagi permasalahan Inul. (ant-29k) |