
| Selasa, 6 Mei 2003 | Berita Utama |
SARS Turunkan Target WisatawanJAKARTA - Karena wabah sindrom saluran pernafasan sangat akut (SARS) jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Indonesia sejak akhir Maret hingga awal April 2003 mengalami penurunan antara 15% hingga 20%. Namun pemerintah tetap optimis target kunjungan wisman selama tahun 2003 sebanyak 4,5 - 4,8 juta orang masih dapat dicapai. Hal tersebut diungkapkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) I Gde Ardika kepada wartawan usai mendampingi Wapres Hamzah Haz menerima menerima rombongan dari Lembaga Pendidikan NU di Istana Wapres, Senin (5/5). Ardika mengungkapkan, dampak SARS terhadap industri pariwisata ternyata jauh lebih dahyat dari dampak perang Irak-AS. Karena berkembangnya wabah penyakit dari Cina itu telah menyebabkan mobilitas manusia dan aktivitas pariwisata di kawasan Asia terganggu. ''Celakanya virus SARS saat ini sedang aktif di kawasan Cina, Hong Kong, Singapura, Taiwan. Dampaknya bagi kita, sejak akhir Maret hingga awal April terjadi penurunan kedatangan wisatawan dari mancanegara antara 15% - 20%,'' kata Menbudpar. Dia mengakui dampak perang Irak terhadap penurunan pariwisata memang ada. ''Tetapi dampak perang Irak tidak terlalu signifikan, karena kawasan Timur Tengah dan AS memang bukan fokus target pasar pariwisata Indonesia, tetapi kawasan Asia dan Australia,'' tambahnya.(A20-16) |