
| Selasa, 6 Mei 2003 | Internasional |
28 Orang Tewas akibat Badai di BangladeshDHAKA - Sedikitnya 28 orang tewas akibat terpaan badai tropis di Bangladesh. Demikian menurut sejumlah laporan serta pejabat, Senin kemarin. Hujan deras yang menyebabkan tanah longsor sebelum Senin fajar di desa terpencil Noabadi, menyapu rumah-rumah yang terbuat dari tanah dan menewaskan sedikitnya 19 orang, kata Matiur Rahman, pejabat daerah di distrik Brahmanbaria, sekitar 77 kilometer di sebelah tenggara ibukota Bangladesh, Dhaka. "Kami masih terus mencari lebih banyak orang lagi yang terkubur di bawah reruntuhan dan jumlah korban jiwa diperkirakan akan meningkat," katanya. Sejumlah anggota kerabat serta warga lainnya membantu pencarian para korban yang selamat, namun Rahman tidak mengetahui jumlah korban yang kemungkinan terperangkap di bawah reruntuhan atau lumpur. Empat orang tewas akibat tersambar petir hari Minggu di distrik perkebunan teh, Sylhet, di bagian timurlaut Bangladesh dan dua warga lainnya juga mengalami nasib serupa di distrik Mymensingh, Bangladesh utara, tulis harian Daily Inqilab. Tiga warga lainnya tewas di berbagai daerah akibat terpaan badai pada hari Minggu, tulis harian itu. Serangan badai merupakan hal yang biasa pada musim seperti saat ini di Bangladesh. Dalam tiga minggu belakangan ini, badai kuat menyebabkan puluhan korban tewas dan sejumlah lainnya luka-luka serta ratusan rumah terbuat dari tanah serta bambu menjadi rata dengan tanah. Badai tropis tersebut juga menyebabkan dua kapal feri yang padat penumpang tenggelam pada bulan lalu hingga menewaskan lebih dari 180 orang dan sejumlah korban lainnya masih dinyatakan hilang. Badai tahun ini lebih kuat dibanding tiga tahun lalu, dengan kekuatan angin rata-rata mencapai 100 kilometer per jam, kata sejumlah petugas pengamat cuaca. Kekuatan angin paling keras pada musim ini mencapai 116 km per jam. Badai di AS Sementara itu para pejabat lokal dan laporan media kemarin menyebutkan, lebih dari 20 orang tewas akibat badai yang juga menimbulkan kerusakan harta benda di seluruh bagian wilayah AS tengah. Missouri Selatan agaknya yang paling parah, tapi korban tewas juga dilaporkan di Kansas dan paling tidak seorang tewas di Tennessee. Pusat Prediksi Badai Nasional pemerintah mengatakan pihaknya menerima 82 laporan badai, beberapa di antaranya mungkin badai susulan, sejak awal Minggu pagi. Daerah Kansas City dihantam serangkaian badai dahsyat termasuk beberapa topan hari Minggu. Suratkabar Kansas City Star melaporkan 21 orang tewas di Missouri dan Kansas, dengan Daerah Lawrence di Missouri baratdaya termasuk daerah-daerah yang paling parah. Laporan media lokal menyebutkan jumlah korban hampir 30 orang tapi tidak dapat dikonfirmasi. Badan Manajemen Darurat Missouri mencatat enam orang tewas dengan kerusakan harta benda di 16 daerah negara bagian itu. Pusat badai itu mengatakan ada seorang yang dikonfirmasikan tewas akibat badai di sana dan kerusakan harta benda akibat badai di Arkansas. Para petugas pertolongan berjuang keras untuk mencari para korban di reruntuhan bangunan. Di Kansas City, Missouri, tempat empat badai menghantam kota itu, belasan rumah dan toko hancur atau roboh. Seorang pria berusia 81 tahun meninggal ketika dia dihantam reruntuhan bangunan, kata Don Denney, juru bicara Daerah Wyandotte, Kansas. "Saya tinggal di sini selama 51 tahun dan ini merupakan topan terburuk yang pernah saya saksikan," kata Denney. "Kami mengalami kerugian besar, sejumlah rumah rata dengan tanah, sejumlah lainnya rusak parah." Di Daerah Leavenworth, Kansas, sembilan rumah hancur dan 30 lagi rusak, kata pajabat di sana.(rtr-ant-46) |