logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Mei 2003 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Generasi Muda Dominasi Calon Anggota KPU

KEBUMEN - Sepuluh calon anggota KPU Kabupaten Kebumen hasil seleksi tim yang diserahkan kepada Bupati Rustriningsih pada Sabtu lalu didominasi generasi muda. Lima di antaranya berusia di bawah 33 tahun.

Yang termuda yaitu Danang Munandar (26), dan tertua H Moh Masngadi Subroto (67). Delapan calon yang lain adalah Agus Salim Ch (38), Imam Satibi (31), Kholid Anwar (41), Khusnul Khotimah (33), Muhammad Chulson M (36), H Muhammad Amalun Umam (32), Supriyanto (42), dan Teguh Purnomo (32).

Setelah menerima tim seleksi, Bupati segera mengumumkan kepada pers didampingi lima anggota tim seleksi yaitu Ketua H Hantoro, Wakil Fauziah Sri Purwani, anggota Komper Wardopo, HM Khambali , AM Sudiyono, dan Sekretaris Perwakilan KPU Parlan.

Ketua Tim Seleksi H Hantoro menyatakan, proses penilaian 62 calon yang lolos administrasi dalam wawancara memakan waktu tiga hari penuh dan perekapan nilai dua hari.

Khambali menambahkan, banyak peserta bergelar sarjana hukum tapi saat ditanya soal UU Partai Politik dan Pemilu yang baru tidak bisa menjawab.

Hal itu dianggap fatal, karena syarat utama menjadi anggota KPU adalah memahami UU. Karena itu, yang lolos dianjurkan segera mendalami UU tersebut.

Belum Selesai

Bupati menyatakan, dirinya khawatir di antara yang lolos tidak ada yang perempuan. Namun, ternyata ada seorang. Dia mengingatkan, hasil kinerja tim tidak bisa dinilai setelah pengumuman saja. Hal itu berbeda dari kerja koki, setelah masakan jadi bisa dinikmati. Hasil seleksi itu masih akan dilihat hingga proses Pemilu 2004 selesai.

Apakah di antara lima calon yang lolos memiliki daya tahan, etos kerja, dan integritas yang bisa diandalkan? Dia mengatakan, hal tersebut bergantung pada kualitas dan bobot lima calon yang lolos kelak. "Kami belum bisa memproyeksikan apa yang terjadi, karena waktulah yang bakal menguji mereka."

Bupati bersyukur karena tahapan awal proses seleksi yang awalnya diikuti 92 orang hingga menghasilkan 10 nama itu berjalan lancar.

Dia menegaskan, selama proses tersebut pihaknya tak pernah mengintervensi kerja tim seleksi. Dia memercayakan hal itu sepenuhnya kepada tim.(B3-42e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA