
| Selasa, 6 Mei 2003 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Tawuran, Belasan Pemuda Terluka
TEMANGGUNG - Belasan pemuda terluka serta sebuah mobil dirusak dalam aksi tawur antardesa yang terjadi di Dusun Ngadisari, Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu, Temanggung, Minggu malam. Penyebabnya diduga dari perkelahian beberapa pemuda Ngadisari dengan pemuda Dusun Cepit, Desa Pagergunung, yang terjadi sehari sebelumnya. Belasan pemuda yang terluka umumnya dalam kondisi ringan, kecuali Waldiyono (24) warga Cepit yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Ngesti Waluyo Parakan. Tapi, kemarin sudah diizinkan pulang untuk menjalani rawat jalan. Beberapa penduduk Ngadisari kemarin menjelaskan tawuran itu berawal dari datangnya puluhan pemuda Cepit dengan mengendarai tiga mobil pikap pukul 18.30. Kedatangannya langsung disambut puluhan pemuda Ngadisari hingga akhirnya terlibat perkelahian. Karena jumlahnya tak seimbang pemuda Cepit terdesak dan lari ke luar dusun, tapi belasan lainnya tertangkap dan terjadi perkelahian tidak seimbang, bahkan sebuah mobil L300 pikap yang tertinggal menjadi sasaran aksi perusakan. Perkelahian baru berhenti setelah polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi. Puluhan pemuda dua dusun itu dibawa ke Mapolsek Bulu untuk dimintai keterangan. Akan Mendamaikan Sejumlah pemuda Ngadisari mengatakan, para pemuda Cepit itu datang dengan maksud menyerang. Itu sebagai tindak lanjut setelah sehari sebelumnya pemuda Cepit terlibat perkelahian dengan pemuda Ngadisari saat mereka nonton hiburan di Dukuh. Namun, pemuda Cepit menyangkal hal tersebut, karena kedatangan mereka ke Ngadisari tujuannya akan mendamaikan masalah yang terjadi sebelumnya. "Tampaknya para pemuda Ngadisari salah paham. Mereka langsung menyerang kami, sehingga kami berusaha sebisa mungkin melawan," kata mereka. Hingga kemarin, kondisi dua dusun yang jaraknya hanya sekitar 2 km itu relatif aman. Tidak ada penjagaan khusus yang dilakukan aparat keamanan, meski kedua dusun saat sekarang dalam pantauan pihak berwenang.(nt-42) |