
| Selasa, 6 Mei 2003 | Jawa Tengah - Muria |
Awak Bus Pati - Grobogan Unjuk Rasa
PATI-Sekitar 100 sopir dan kernet bus mini jurusan Pati - Grobogan, kemarin berunjukrasa di DPRD Pati. Mereka menuntut agar sejumlah bus besar/bus malam trayek Grobogan - Jakarta ditindak, karena menyerobot penumpang jatah bus mini. Garasi bus besar jurusan Jakarta tersebut berlokasi di Pati. Tiap pagi mereka balik ke Pati dalam keadaan kosong. Begitu pula pada sore hari, saat mereka akan mengambil penumpang di Grobogan. Pada saat-saat itulah, bus tersebut nyambi mengambil penumpang lokalan. Belum Ada Keputusan Akibat pemogokan operasional secara spontanitas itu, ratusan penumpang yang hendak bepergian ke Pati maupun Grobogan telantar. Sebagian ada yang lewat Kudus, dan sebagian yang lain karena waktunya mendesak terpaksa naik ojek sepeda motor. Pengunjuk rasa diterima Ketua Komisi B DPRD, Faturahman dan Sekretaris Komisi D, Wasita. Hadir antara lain Kepala Dishubpar Widji Saksana. Belum ada keputusan apapun sehubungan protes para sopir. Sebab, pihak-pihak terkait baru akan mengadakan koordinasi dengan para pengusaha bus dalam waktu dekat. Selain mengeluhkan pendapatan mereka turun karena bus besar/bus malam menyerobot jatah penumpang lokal, para kru bus mini juga mempertanyakan apa layak bus besar melewati jalur itu. Menurut Kepala Dishubpar Widji Saksana, karena jalan Pati - Grobogan merupakan jalan provinsi memenuhi syarat kelayakan untuk dilalui bus besar. Ia menilai, jika bus besar atau bus malam dilarang melewati jalur tersebut, justru bisa mengganggu kelancaran roda ekonomi. (yit-58) |