logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 3 Mei 2003 Internasional  
Line

Amerika Tegur Israel

WASHINGTON - Pemerintah AS kemarin memperingatkan militer Israel agar jangan terus membunuhi warga sipil Palestina dengan alasan mencari kaum ekstremis.

''Kami sangat menyesalkan korban-korban sipil di Gaza dan mendesak Pemerintah Israel agar mengambil semua tindakan peringatan guna mencegah kematian atau cedera pada warga sipil serta kerusakan prasarana sipil dan kemanusiaan,'' kata juru bicara Deplu AS, Joanne Moore.

Washington menyampaikan pernyataan itu setelah sedikitnya 12 warga Palestina, termasuk seorang anak berusia dua tahun tewas, Kamis lalu, dalam serangan pasukan Israel ke suatu kawasan berpenduduk padat di Kota Gaza.

Amir Ayad (2) tewas setelah sebuah peluru bersarang di kepalanya. Dia tewas ketika pasukan Israel menggempur bangunan berlantai empat hingga akhirnya rata dengan tanah.

Untuk merobohkan bangunan itu, pasukan Israel selain menggunakan dinamit, juga menghantamnya dengan tembakan-tembakan meriam tank serta roket-roket dari helikopter tempur Apache.

Moore menambahkan, meski Israel punya hak membela diri dari terorisme, namun tidak ada alasan bagi kekerasan sebagai balasan atas serangan-serangan yang dialami rakyat Israel.

Sementara itu, dalam operasi militer ke Shajaiya yang dimulai Kamis subuh, pasukan Israel menewaskan tokoh-tokoh Hamas, yaitu Yusuf Abu Hin (38) dan dua saudaranya, Ayman (30) serta Mahmud (29).

Sebelum bangunan itu diratakan, sekitar 60 wanita dan anak-anak bersembunyi ketakutan di dalamnya. Namun kemudian mereka dievakuasi sebelum gempuran-gempuran dilakukan.

Sejumlah tenaga medis mengatakan, seorang warga bernama Abdullah al-Amrani tewas setelah mengalami luka serius di lehernya selama operasi militer dalam radius sekitar satu kilometer di wilayah Kota Gaza.(ant-46)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA